#Ekonomi#IlmuManagament#Akuntasi#PelakuKecurangan
Pendeteksi Terjadinya Kecurangan Akutansi
📌" Pelaku kecurangan akuntansi bisa berasal dari internal maupun eksternal
perusahaan".
✔️ Internal Perusahaan
a. Karyawan
👉" Karyawan melakukan kecurangan bertujuan untuk keuntungan individu,
misalnya salah saji yang berupa penyalah gunaan aktiva".
b. Manajemen
👉" Pihak manajemen melakukan kecurangan biasanya untuk kepentingan perusahaan, yaitu
salah saji yang timbul karena kecurangan pelaporan keuangan.
👉Namun tidak menutup kemungkinan, manajemen melakukan kecurangan hanya untuk kepentingan pribadi.
📌Seperti pada kasus Enron, para eksekutifnya memberikan laporan keuangan yang salah dengan melebih-lebihkan labanya guna meraih kompensasi moneter yang besar dari perusahaan.
2. Eksternal Perusahaan
👉" Pihak ekternal yang berpotensi melakukan kecurangan jika tidak memegang teguh kode etik profesi antara lain auditor, akuntan publik".
👉Konflik kepentingan selalu ada, misalnya tidak independennya auditor maupun akuntan pada kasus Enron.
👉Pihak lain yang berpotensi terjadi kecurangan bisa berasal dari pelanggan, distributor maupun supplier perusahaan.
👉" Pendeteksian terjadinya praktik kecurangan bisa dilakukan dengan mengenali gejala-gejalanya antara lain:
✔️ Gejala Kecurangan pada Manajemen
Umumnya agak sulit dideteksi, namun gejalanya dapat dikenali yaitu
timbulnya ketidak cocokan diantara :
✏️manajemen puncak,
✏️rendahnya moral dan
✏️motivasi karyawan,
✏️ Departemen akuntansi kekurangan staf, ✏️tingkat komplain yang tinggi terhadap organisasi/perusahaan dari pihak konsumen, pemasok, atau badan otoritas,
✏️terjadi kekurangan kas secara tidak teratur dan tidak terantisipasi,
✏️menurunnya tingkat penjualan atau laba sementara utang dan
✏️ piutang usaha meningkat,
✏️ perusahaan mengambil kredit sampai batas maksimal untuk jangka waktu yang lama,
✏️ terdapat kelebihan persediaan yang signifikan,
✏️terdapat peningkatan jumlah ayat jurnal penyesuaian pada akhir tahun buku.
✍️" Gejala kecurangan yang dilakukan oleh karyawan atau pegawai dapat dikenali
antara lain yaitu
✏️pembuatan ayat jurnal penyesuaian tanpa otorisasi manajemen dan tanpa perincian/ penjelasan pendukung,
✏️melakukan pengeluaran tanpa
dokumen pendukung,
✏️ pencatatan yang salah/ tidak akurat pada buku jurnal/besar,
✏️penghancuran, penghilangan, pengrusakan dokumen pendukung pembayaran,
✏️kekurangan barang yang diterima, ✏️kemahalan harga barang yang dibeli, ✏️munculnya faktur ganda,
✏️ penggantian mutu barang (Sie Infokum, 2008).
✍️Perubahan perilaku drastis dari individu yang melakukan kecurangan bisa digunakan sebagai indikasi (Sie Infokum, 2008), antara lain yaitu
✏️ Perubahan perilaku secara signifikan, seperti:
" easy going, tidak seperti biasanya,
gaya hidup mewah, mobil atau pakaian mahal ".
✏️Gaya hidup di atas rata-rata
✏️Sedang mengalami trauma emosional di rumah atau tempat Kerja .
✏️ Penjudi berat
✏️ Peminum berat
✏️Sedang dililit utang
✏️Temuan audit atas kekeliruan (error) atau ketidakberesan (irregularities) dianggap tidak material ketika ditemukan
✏️Bekerja tenang, bekerja keras, bekerja melampaui jam kerja, sering bekerja
sendiri.
✍️Amrizal (2004) menguraikan garis besar cara mendeteksi kecurangan menurut ACFE adalah sebagai berikut:
🖍 Kecurangan Laporan Keuangan (Financial Statement Fraud).
👉" Kecurangan dalam penyajian laporan keuangan umumnya dapat dideteksi
melalui analisis laporan keuangan " sebagai berikut:
✏️ Analisis vertikal, yaitu
👉" teknik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara item-item dalam laporan laba rugi, neraca, atau Laporan arus kas dengan menggambarkannya dalam persentase.
✏️ Analisis horizontal, yaitu
👉"teknik untuk menganalisis persentase-persentase perubahan item laporan keuangan selama beberapa periode laporan".
✏️ Analisis rasio, yaitu
👉" alat untuk mengukur hubungan antara nilai-nilai item dalam laporan keuangan Sebagai contoh adalah current ratio, adanya penggelapan uang atau pencurian kas dapat menyebabkan turunnya
perhitungan rasio tersebut".
✏️ Penyalahgunaan Aset (Asset Misappropriation)
👉Variasi pendeteksian kecurangan jenis ini sangat beragam.
👉Pemahaman terhadap pengendalian intern atas pos-pos tersebut akan sangat membantu dalam mendeteksi kecurangan.
Pendeteksi Terjadinya Kecurangan Akutansi
📌" Pelaku kecurangan akuntansi bisa berasal dari internal maupun eksternal
perusahaan".
✔️ Internal Perusahaan
a. Karyawan
👉" Karyawan melakukan kecurangan bertujuan untuk keuntungan individu,
misalnya salah saji yang berupa penyalah gunaan aktiva".
b. Manajemen
👉" Pihak manajemen melakukan kecurangan biasanya untuk kepentingan perusahaan, yaitu
salah saji yang timbul karena kecurangan pelaporan keuangan.
👉Namun tidak menutup kemungkinan, manajemen melakukan kecurangan hanya untuk kepentingan pribadi.
📌Seperti pada kasus Enron, para eksekutifnya memberikan laporan keuangan yang salah dengan melebih-lebihkan labanya guna meraih kompensasi moneter yang besar dari perusahaan.
2. Eksternal Perusahaan
👉" Pihak ekternal yang berpotensi melakukan kecurangan jika tidak memegang teguh kode etik profesi antara lain auditor, akuntan publik".
👉Konflik kepentingan selalu ada, misalnya tidak independennya auditor maupun akuntan pada kasus Enron.
👉Pihak lain yang berpotensi terjadi kecurangan bisa berasal dari pelanggan, distributor maupun supplier perusahaan.
👉" Pendeteksian terjadinya praktik kecurangan bisa dilakukan dengan mengenali gejala-gejalanya antara lain:
✔️ Gejala Kecurangan pada Manajemen
Umumnya agak sulit dideteksi, namun gejalanya dapat dikenali yaitu
timbulnya ketidak cocokan diantara :
✏️manajemen puncak,
✏️rendahnya moral dan
✏️motivasi karyawan,
✏️ Departemen akuntansi kekurangan staf, ✏️tingkat komplain yang tinggi terhadap organisasi/perusahaan dari pihak konsumen, pemasok, atau badan otoritas,
✏️terjadi kekurangan kas secara tidak teratur dan tidak terantisipasi,
✏️menurunnya tingkat penjualan atau laba sementara utang dan
✏️ piutang usaha meningkat,
✏️ perusahaan mengambil kredit sampai batas maksimal untuk jangka waktu yang lama,
✏️ terdapat kelebihan persediaan yang signifikan,
✏️terdapat peningkatan jumlah ayat jurnal penyesuaian pada akhir tahun buku.
✍️" Gejala kecurangan yang dilakukan oleh karyawan atau pegawai dapat dikenali
antara lain yaitu
✏️pembuatan ayat jurnal penyesuaian tanpa otorisasi manajemen dan tanpa perincian/ penjelasan pendukung,
✏️melakukan pengeluaran tanpa
dokumen pendukung,
✏️ pencatatan yang salah/ tidak akurat pada buku jurnal/besar,
✏️penghancuran, penghilangan, pengrusakan dokumen pendukung pembayaran,
✏️kekurangan barang yang diterima, ✏️kemahalan harga barang yang dibeli, ✏️munculnya faktur ganda,
✏️ penggantian mutu barang (Sie Infokum, 2008).
✍️Perubahan perilaku drastis dari individu yang melakukan kecurangan bisa digunakan sebagai indikasi (Sie Infokum, 2008), antara lain yaitu
✏️ Perubahan perilaku secara signifikan, seperti:
" easy going, tidak seperti biasanya,
gaya hidup mewah, mobil atau pakaian mahal ".
✏️Gaya hidup di atas rata-rata
✏️Sedang mengalami trauma emosional di rumah atau tempat Kerja .
✏️ Penjudi berat
✏️ Peminum berat
✏️Sedang dililit utang
✏️Temuan audit atas kekeliruan (error) atau ketidakberesan (irregularities) dianggap tidak material ketika ditemukan
✏️Bekerja tenang, bekerja keras, bekerja melampaui jam kerja, sering bekerja
sendiri.
✍️Amrizal (2004) menguraikan garis besar cara mendeteksi kecurangan menurut ACFE adalah sebagai berikut:
🖍 Kecurangan Laporan Keuangan (Financial Statement Fraud).
👉" Kecurangan dalam penyajian laporan keuangan umumnya dapat dideteksi
melalui analisis laporan keuangan " sebagai berikut:
✏️ Analisis vertikal, yaitu
👉" teknik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara item-item dalam laporan laba rugi, neraca, atau Laporan arus kas dengan menggambarkannya dalam persentase.
✏️ Analisis horizontal, yaitu
👉"teknik untuk menganalisis persentase-persentase perubahan item laporan keuangan selama beberapa periode laporan".
✏️ Analisis rasio, yaitu
👉" alat untuk mengukur hubungan antara nilai-nilai item dalam laporan keuangan Sebagai contoh adalah current ratio, adanya penggelapan uang atau pencurian kas dapat menyebabkan turunnya
perhitungan rasio tersebut".
✏️ Penyalahgunaan Aset (Asset Misappropriation)
👉Variasi pendeteksian kecurangan jenis ini sangat beragam.
👉Pemahaman terhadap pengendalian intern atas pos-pos tersebut akan sangat membantu dalam mendeteksi kecurangan.
No hay comentarios.:
Publicar un comentario