#Ekonomi#IlmuManagament#GrowthOpportunity
Growth Opportunity
📌Perusahaan dengan growth opportunity yang tinggi menggunakan aset likuid (seperti kas) sebagai polis asuransi untuk
mengurangi kemungkinan munculnya financial distress dan agar mampu mengambil investasi yang baik terlebih dahulu saat pembiayaan eksternal mahal.
👉Hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan di Indonesia adalah semakin
besar growth opportunity suatu perusahaan, maka semakin besar jumlah kas yang harus dipegang.
✏️Hal ini berguna untuk menghindari hilangnya kesempatan akibat keterlambatan eksekusi.
✍️Jinkar (2013) yang menyatakan bahwa "growth opportunity berpengaruh secara positif signifikan terhadap cash holding perusahaan.
👉Pada beberapa kondisi khusus (sebagai contoh pada saat krisis), aset lancar tidak dapat diubah menjadi kas dengan mudah.
✏️Para manajer perusahaan biasanya membuat cadangan kas guna menjaga
likuiditas.
✍️Hal ini sangat penting karena apabila
terjadi economy shock, kas dan aset lancar bisa menjadi penyelamat perusahaan dari ancaman kebangkrutan (Jinkar, 2013).
👉Perputaran kas yang tercermin dari siklus konversi kas akan mempengaruhi saldo kas pada waktu tertentu.
✏️Semakin pendek periode dalam proses perputaran kas maka semakin cepat cash
turnover yang dihasilkannya, dan sebaliknya.
✏️Semakin cepat cash turnover maka perusahaan akan meminimumkan saldo kas pada perusahaan, karena cash turnover tersebut bisa berperan sebagai medium pembiayaan aktivitas operasional.
👉Perusahaan yang memiliki siklus konversi kas yang panjang umumnya memiliki saldo kas dalam jumlah yang besar.
✏️Besar kecilnya jumlah kas yang dipegang oleh suatu perusahaan juga bergantung pada lamanya proses cash conversion
cycle.
✍️William dan Fauzi (2013) yang menemukan bahwa
" cash conversion cycle berpengaruh negatif signifikan terhadap cash holding perusahaan".
✏️Perusahaan yang memiliki dukungan hutang yang kuat dalam sumber pendanaannya, tidak perlu memegang
kas dalam jumlah besar karena hutang dapat menjadi substitusi bagi kas perusahaan untuk membiayai berbagai aktivitas perusahaan .
✍️Wijaya, Bandi dan Hartoko (2010) yang menemukan bahwa
" leverage berpengaruh negatip signifikan
terhadap cash holding perusahaan".
Growth Opportunity
📌Perusahaan dengan growth opportunity yang tinggi menggunakan aset likuid (seperti kas) sebagai polis asuransi untuk
mengurangi kemungkinan munculnya financial distress dan agar mampu mengambil investasi yang baik terlebih dahulu saat pembiayaan eksternal mahal.
👉Hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan di Indonesia adalah semakin
besar growth opportunity suatu perusahaan, maka semakin besar jumlah kas yang harus dipegang.
✏️Hal ini berguna untuk menghindari hilangnya kesempatan akibat keterlambatan eksekusi.
✍️Jinkar (2013) yang menyatakan bahwa "growth opportunity berpengaruh secara positif signifikan terhadap cash holding perusahaan.
👉Pada beberapa kondisi khusus (sebagai contoh pada saat krisis), aset lancar tidak dapat diubah menjadi kas dengan mudah.
✏️Para manajer perusahaan biasanya membuat cadangan kas guna menjaga
likuiditas.
✍️Hal ini sangat penting karena apabila
terjadi economy shock, kas dan aset lancar bisa menjadi penyelamat perusahaan dari ancaman kebangkrutan (Jinkar, 2013).
👉Perputaran kas yang tercermin dari siklus konversi kas akan mempengaruhi saldo kas pada waktu tertentu.
✏️Semakin pendek periode dalam proses perputaran kas maka semakin cepat cash
turnover yang dihasilkannya, dan sebaliknya.
✏️Semakin cepat cash turnover maka perusahaan akan meminimumkan saldo kas pada perusahaan, karena cash turnover tersebut bisa berperan sebagai medium pembiayaan aktivitas operasional.
👉Perusahaan yang memiliki siklus konversi kas yang panjang umumnya memiliki saldo kas dalam jumlah yang besar.
✏️Besar kecilnya jumlah kas yang dipegang oleh suatu perusahaan juga bergantung pada lamanya proses cash conversion
cycle.
✍️William dan Fauzi (2013) yang menemukan bahwa
" cash conversion cycle berpengaruh negatif signifikan terhadap cash holding perusahaan".
✏️Perusahaan yang memiliki dukungan hutang yang kuat dalam sumber pendanaannya, tidak perlu memegang
kas dalam jumlah besar karena hutang dapat menjadi substitusi bagi kas perusahaan untuk membiayai berbagai aktivitas perusahaan .
✍️Wijaya, Bandi dan Hartoko (2010) yang menemukan bahwa
" leverage berpengaruh negatip signifikan
terhadap cash holding perusahaan".