Friday, 6 December 2019

Apa saja sih persaingan di dalam Dunia Bisnis?

#Ekonomi#IlmuManagament#Persaingan#PasarGlobal

Persaingan di dalam Dunia Bisnis

📌" Dalam persaingan di pasar global mengakibatkan persaingan di dalam dunia
bisnis juga semakin ketat."

👉"Para pemilik perusahaan, baik perusahaan jasa maupun perusahaan manufaktur berusaha keras dalam memajukan perusahaan".

✏️"Persaingan dalam menciptakan produk/ jasa yang berkualitas mampu memenuhi keinginan konsumen".

👉"Sehingga konsumen merasa puas dan tidak berpaling pada perusahaan lain".

👉"Dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan tentunya pemilik perusahaan harus memulai untuk memperbaiki perusahaan, baik itu dari segi produksi, pelayanan, strategi, struktur organisasi serta sistem kinerja dari organisasi tersebut".

📌"Kesuksesan dan perkembangan pada setiap aktivitas bisnis dari manukfaktur hingga jasa pelayanan bergantung pada bagaimana sebuah organisasi memanfaat kan data penting yang dipunyai".

✏️"Metode pengelolaan data inilah yang sedang dipelajari dan dipelajari kembali
oleh perusahaan kecil maupun besar
dimanapun untuk dapat mengukur kinerja
perusahaan masing-masing".

👉"Pengukuran kinerja (performance measurement) ialah
" penggunaan bukti secara statistik untuk
memutuskan kemajuan yang sudah ditentukan oleh tujuan organisasi".

👉"Agar mampu bertahan dengan banyaknya persaingan perusahaan memerlukan pengukuran kinerja yang terorganisir baik dari segi finansial maupun nonfinansial".

✏️"Aspek keuangan memegang peranan sangat penting dalam mengukur kinerja perusahaan".

👉"Terfokusnya pada aspek finansial inilah yang sering membuat perusahaan hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan dalam jangka waktu yang pendek".

✏️"Sehingga perusahaan kurang mampu menuntun dan mengevaluasi perjalanan perusahan melalui lingkungan yang kompetitif".

👉"Perusahaan kurang mendayagunakan aset tidak berwujud seperti sumber daya manusia, kepuasan pelanggan, kualitas produk dan lain sebagainya".

📌"Adanya kepentingan perusahaan untuk peningkatan performansi kerja selain aspek keuangan, mengharuskan perusahaan untuk mengadakan sistem pengukuran kinerja yang dapat mempresentasikan seluruh aktivitas perusahaan, baik dari luar maupun dari dalam perusahaan".

✍️Oleh karena itu, diterapkan sistem pengukuran kinerja degan metode Balanced Scorecard yang dilihat dari empat perspektif yaitu
🌺keuangan,
🌺pelanggan,
🌺 proses bisnis internal,
🌺proses pembelajaran dan pertumbuhan,

👉Untuk memperhatikan kebutuhan-kebutuhan dari setiap stakeholder diperlukan pengukuran kinerja dengan  pendekatan Integrated Performance Measurement system (IPMS) dengan tetap memonitor posisi perusahaan terhadap
pesaingnya.

✏️Melakukan pengukuran kinerja perusahaan dengan menggunakan empat perspektif pada Balanced Scorecard dan Integrated Performance Measurement System (IPMS) berdasarkan dari
stakeholder requirement " untuk meningkatkan keefesianan dan keefektifan kerja perusahaan".

✍️Menurut Whittaker pengukuran kinerja
merupakan
" suatu alat manajemen yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan akuntabilitas, pengukuran kinerja juga digunakan untuk menilai pencapaian tujuan dan sasaran".
(Vanany, 2009).

👉Balanced Scorecard pada dasarnya merupakan
" pengembangan dari cara pengukuran keberhasilan organisasi atau perusahaan dengan mengintegrasikan beberapa teknik pengukuran atau penilaian kinerja yang terpisah-pisah".

✍️Balanced Scorecard merupakan
" suatu metode penilaian kinerja perusahaan dengan mempertimbangkan empat perspektif untuk mengukur kinerja perusahaan yaitu :
✔️perspektif keuangan,
✔️ pelanggan,
✔️proses bisnis internal
serta
✔️proses pembelajaran dan
✔️pertumbuhan.

✍️Pendekatan Balanced Scorecard dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan pokok yaitu (Kaplan dan Norton , 1996) :

🌺 Perspektif Finansial :
Bagaimana penampilan perusahaan di mata para pemegang saham?
🌺 Perspektif Pelanggan :
Bagaimana pandangan para pelanggan terhadap perusahaan ?
🌺 Perspektif proses bisnis internal :
Apa yang menjadi keunggulan perusahaan?
🌺 Perspektif pembelajaran dan
pertumbuhan :
Apa perusahaan harus terus menerus melakukan perbaikan dan menciptakan nilai secara berkesinambungan ?

👉Ukuran kinerja finansial memberi petunjuk apakah strategi perusahaan, implementasi dan pelaksanaannya memberikan kontribusi atau tidak kepada peningkatan laba perusahaan.

✏️Secara tradisional laporan keuangan
merupakan indikator historis agregatif yang merefleksikan akibat dari implementasi eksekusi strategi dalam 1 periode.

👉Pengukuran kinerja akan menunjukan apakah penrencanaan dan pelaksanaan strategi memberikan perbaikan yang mendasar bagi keuntungan perusahaan (memberikan peningkatan atau perbaikan).

✍️Menurut Kaplan dan Norton 1996, siklus bisnis terbagi 3 tahap, yaitu :

🌺bertumbuh (growth) ,
🌺bertahaan (sustain), dan
🌺menuai (harvest)

✍️Tolak ukur yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan pada perspektif finansial ini adalah sebagai berikut (Karimah , 2009) :

🌺 Gross Margin (keuntungan kotor) "perbandingan antara penjualan bersih dikurangi dengan harga pokok penjualan dengan tingkat penjulan, rasionil menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan".

🌺 Net Profit Margin (keuntungan Bersih)
" rasio yang digunakan untuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume pejualan".

🌺 Return On Assets (ROA)
Digunakan sebagai ukuran kinerja
perusahaan dalam menunjukkan kemampuan memperoleh laba (profitabilitas) kaitannya dengan penjualan, total aktiva, maupun modal sendiri.

🌺 Return On Equity (ROE)
Digunakan sebagai ukuran efektivitas dana
pemegang saham yang telah diinvestasikan.

👉Bisa juga dikatakan untuk mengukur tingkat keuntungan dari investasi pemilik modal dan dihitung berdasarkan pembagian antara laba bersih (keuntungan
netto sesudah pajak ) dengan modal sendiri.

No comments:

Post a Comment

TARUHAN TENTANG PENILAIAN TOPENG?

  PERILAKU POLITIK TAPI OTAK MANDAT!!  2 Agustus 2025, mungkin harus ku tuliskan beberapa point besar terhadap " Oknum-oknum " yan...