#Ekonomi#IlmuManagament#KomiteAudit#ManajemenLaba
Manajemen Laba dan Komite Audit
✍️" Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa komite audit yang berkualitas mampu membatasi dilakukannya manajemen laba di perusahaan.
(Defond and Jiambalvo, 1991; Dechow dkk., 1996; McMullen and Raghunandan,
1996; Beasley dkk, 2000; Klein, 2000; dan Chtourou dkk., 2001)
✍️Beberapa unsur corporate governance, komite audit juga telah banyak dibuktikan oleh beberapa peneliti, mampu membatasi dilakukannya manajemen laba (Darmawati, 2003).
✏️Manajemen laba dipandang oleh praktisi dan regulator di Amerika sebagai suatu yang pervasif dan problematik.
✍️Sehingga membutuhkan tindakan-tindakan untuk membatasi praktik-praktik manajemen laba dengan segera (Dechow and Skinner, 2000).
👉Di Indonesia, praktik manajemen laba yang dipandang sebagai pelanggaran etika bisnis telah menarik perhatian para investor.
✏️Corporate governance merupakan isu yang sedang hangat dibicarakan dan bermanfaat dalam pengawasan pelaporan keuangan.
👉Discretionary akrual sudah dan sering digunakan oleh sejumlah penelitian
akuntansi dalam konteks yang bervariasi, khususnya pada literatur manajamen laba.
✍️Dalam penelitian yang dilakukan, hasilnya masih dalam pertentangan, dan belum ditemukan mempunyai satu alternatif terutama pada pengaruhnya terhadap perlakuan pelaksanaan perkiraan penentuan discretionary akrual (dalam
perhitungannya).
✍️ Dari beberapa hasil penelitian sebelumnya, memperkirakan bahwa
" hubungan positif antara proporsi dari dewan komisaris (direksi) dan tingkat
manipulasi laporan keuangan yang terjadi ".
✍️ Penelitian juga menemukan bahwa
" komite audit yang terdiri dari anggota yang lebih independen, dan dalam praktik hanya terdiri dari anggota independen, berhubungan dengan tingkat abnormal akrual yang lebih rendah" (Bradbury, 2004)
✏️Pengawasan komite audit terhadap proses pelaporan keuangan berjalan efektif.
✍️Hasil lebih jauh, hubungan negatif antara komite audit dan keberadaan abnormal akrual hanya saat wujud praktik abnormal akrualnya adalah peningkatan laba (Bradbury, 2004).
Manajemen Laba dan Komite Audit
✍️" Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa komite audit yang berkualitas mampu membatasi dilakukannya manajemen laba di perusahaan.
(Defond and Jiambalvo, 1991; Dechow dkk., 1996; McMullen and Raghunandan,
1996; Beasley dkk, 2000; Klein, 2000; dan Chtourou dkk., 2001)
✍️Beberapa unsur corporate governance, komite audit juga telah banyak dibuktikan oleh beberapa peneliti, mampu membatasi dilakukannya manajemen laba (Darmawati, 2003).
✏️Manajemen laba dipandang oleh praktisi dan regulator di Amerika sebagai suatu yang pervasif dan problematik.
✍️Sehingga membutuhkan tindakan-tindakan untuk membatasi praktik-praktik manajemen laba dengan segera (Dechow and Skinner, 2000).
👉Di Indonesia, praktik manajemen laba yang dipandang sebagai pelanggaran etika bisnis telah menarik perhatian para investor.
✏️Corporate governance merupakan isu yang sedang hangat dibicarakan dan bermanfaat dalam pengawasan pelaporan keuangan.
👉Discretionary akrual sudah dan sering digunakan oleh sejumlah penelitian
akuntansi dalam konteks yang bervariasi, khususnya pada literatur manajamen laba.
✍️Dalam penelitian yang dilakukan, hasilnya masih dalam pertentangan, dan belum ditemukan mempunyai satu alternatif terutama pada pengaruhnya terhadap perlakuan pelaksanaan perkiraan penentuan discretionary akrual (dalam
perhitungannya).
✍️ Dari beberapa hasil penelitian sebelumnya, memperkirakan bahwa
" hubungan positif antara proporsi dari dewan komisaris (direksi) dan tingkat
manipulasi laporan keuangan yang terjadi ".
✍️ Penelitian juga menemukan bahwa
" komite audit yang terdiri dari anggota yang lebih independen, dan dalam praktik hanya terdiri dari anggota independen, berhubungan dengan tingkat abnormal akrual yang lebih rendah" (Bradbury, 2004)
✏️Pengawasan komite audit terhadap proses pelaporan keuangan berjalan efektif.
✍️Hasil lebih jauh, hubungan negatif antara komite audit dan keberadaan abnormal akrual hanya saat wujud praktik abnormal akrualnya adalah peningkatan laba (Bradbury, 2004).
No comments:
Post a Comment