#Ekonomi#IlmuManagament#Observasiawal#PengendalianBiaya
Pengendalian Biaya dan Perputaran Modal
✍️" Dari observasi yang telah dilakukan, ditemukan bahwa pada tahun 2016 beberapa perusahaan mengalami masalah inefisiensi (ICMD, 2016)".
📌Inefisiensi terjadi pada perusahaan sub sektor logam dan sejenisnya.
👉Temuan itu mengindikasikan bahwa rentabilitas ekonomi yang dimiliki masih belum baik (rendah).
✏️Biasanya, secara operasional tingkat rentabilitas ditunjukkan dengan menggunakan skala rasio.
👉Rasio rentabilitas juga dikenal dengan istilah profitabilitas.
✏️Tingkat rentabilitas (profitabilitas) ekonomi yang rendah membuat perusahaan menjadi sulit untuk dapat mengembalikan modal berupa pinjaman.
✍️Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu (Alper & Anbar, 2011; Yusra, 2016).
✍️Penjualan, total aktiva, maupun modal sendiri sangat berhubungan dengan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba (Alper & Anbar, 2011).
✍️(Riyanto ,2001) menyatakan bahwa "rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara
laba dengan aktivitas modal kerja yang menghasilkan laba tersebut".
👉" Perusahaan dituntut untuk mampu meningkatkan laba yang tinggi".
Tujuan nya apa ?
✏️Agar calon investor tertarik dalam melakukan investasi.
👉Biasanya, investor akan berfokus pada
penggunaan analisis profitabilitas (rentabilitas) sebelum melakukan investasi.
✍️Oleh karena itu, manajemen perusahaan diharapkan harus benar-benar dapat menjaga agar kondisi profitabilitas perusahaan selalu stabil dari waktu ke waktu (Bordeleau & Graham, 2010; Mahendra, Artini, & Suarjaya, 2012).
✍️Stabil atau tidaknya tingkat rentabilitas dipengaruhi oleh pengendalian biaya dan
perputaran modal (Khoyri, 2014; Vidiyastutik, 2013).
✍️Welsch (2000) mendefinisikan bahwa "pengendalian merupakan proses mengukur sekaligus mengevaluasi kinerja aktual dari setiap bagian organisasi dari suatu perusahaan".
✏️Dan kemudian melaksanakan tindakan perbaikan apabila diperlukan.
✍️" Semakin efisien perusahaan dalam melakukan pengelolaan biaya, maka akan semakin besar kemungkinan untuk memperoleh laba "
(Martusa & Jennie, 2010).
Kenapa bisa seperti itu?
👉" Karena, jika manajemen suatu perusahaan diselenggarakan dengan efektif, biasanya tingkat efisiensi tinggi sebagai gejala nyata dari pengendalian
biaya."
✏️Pengendalian biaya yang dilakukan dengan efektif dan efisien akan sangat mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat rentabilitas.
👉Modal kerja juga salah satu faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi rentabilitas ekonomi.
✍️Secara konseptual, modal kerja diartikan sebagai keseluruhan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan, atau dapat juga dikatakan sebagai dana yang harus disediakan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan (Azlina,
2009; Sawir, 2005).
👉Beberapa penelitian terdahulu telah melakukan kajian secara empiris mengenai
pengaruh pengendalian biaya dan perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi.
✍️Vidiyastutik (2013) menemukan bahwa "efisiensi pengendalian biaya dan perputaran modal kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap rentabilitas ekonomi".
✍️Khoyri (2014). Dia juga menemukan bahwa
" terdapat pengaruh antara perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi"
👉Tingkat perputaran kerja yang tinggi, maka tingkat penjualan juga akan semakin tinggi.
✍️Tingginya tingkat penjualan, tentu saja akan memberikan keuntungan yang lebih besar sehingga berdampak terhadap profitabilitas (rentabilitas ekonomi) perusahaan (Azlina, 2009).
Pengendalian Biaya dan Perputaran Modal
✍️" Dari observasi yang telah dilakukan, ditemukan bahwa pada tahun 2016 beberapa perusahaan mengalami masalah inefisiensi (ICMD, 2016)".
📌Inefisiensi terjadi pada perusahaan sub sektor logam dan sejenisnya.
👉Temuan itu mengindikasikan bahwa rentabilitas ekonomi yang dimiliki masih belum baik (rendah).
✏️Biasanya, secara operasional tingkat rentabilitas ditunjukkan dengan menggunakan skala rasio.
👉Rasio rentabilitas juga dikenal dengan istilah profitabilitas.
✏️Tingkat rentabilitas (profitabilitas) ekonomi yang rendah membuat perusahaan menjadi sulit untuk dapat mengembalikan modal berupa pinjaman.
✍️Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu (Alper & Anbar, 2011; Yusra, 2016).
✍️Penjualan, total aktiva, maupun modal sendiri sangat berhubungan dengan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba (Alper & Anbar, 2011).
✍️(Riyanto ,2001) menyatakan bahwa "rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara
laba dengan aktivitas modal kerja yang menghasilkan laba tersebut".
👉" Perusahaan dituntut untuk mampu meningkatkan laba yang tinggi".
Tujuan nya apa ?
✏️Agar calon investor tertarik dalam melakukan investasi.
👉Biasanya, investor akan berfokus pada
penggunaan analisis profitabilitas (rentabilitas) sebelum melakukan investasi.
✍️Oleh karena itu, manajemen perusahaan diharapkan harus benar-benar dapat menjaga agar kondisi profitabilitas perusahaan selalu stabil dari waktu ke waktu (Bordeleau & Graham, 2010; Mahendra, Artini, & Suarjaya, 2012).
✍️Stabil atau tidaknya tingkat rentabilitas dipengaruhi oleh pengendalian biaya dan
perputaran modal (Khoyri, 2014; Vidiyastutik, 2013).
✍️Welsch (2000) mendefinisikan bahwa "pengendalian merupakan proses mengukur sekaligus mengevaluasi kinerja aktual dari setiap bagian organisasi dari suatu perusahaan".
✏️Dan kemudian melaksanakan tindakan perbaikan apabila diperlukan.
✍️" Semakin efisien perusahaan dalam melakukan pengelolaan biaya, maka akan semakin besar kemungkinan untuk memperoleh laba "
(Martusa & Jennie, 2010).
Kenapa bisa seperti itu?
👉" Karena, jika manajemen suatu perusahaan diselenggarakan dengan efektif, biasanya tingkat efisiensi tinggi sebagai gejala nyata dari pengendalian
biaya."
✏️Pengendalian biaya yang dilakukan dengan efektif dan efisien akan sangat mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat rentabilitas.
👉Modal kerja juga salah satu faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi rentabilitas ekonomi.
✍️Secara konseptual, modal kerja diartikan sebagai keseluruhan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan, atau dapat juga dikatakan sebagai dana yang harus disediakan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan (Azlina,
2009; Sawir, 2005).
👉Beberapa penelitian terdahulu telah melakukan kajian secara empiris mengenai
pengaruh pengendalian biaya dan perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi.
✍️Vidiyastutik (2013) menemukan bahwa "efisiensi pengendalian biaya dan perputaran modal kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap rentabilitas ekonomi".
✍️Khoyri (2014). Dia juga menemukan bahwa
" terdapat pengaruh antara perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi"
👉Tingkat perputaran kerja yang tinggi, maka tingkat penjualan juga akan semakin tinggi.
✍️Tingginya tingkat penjualan, tentu saja akan memberikan keuntungan yang lebih besar sehingga berdampak terhadap profitabilitas (rentabilitas ekonomi) perusahaan (Azlina, 2009).
No comments:
Post a Comment