#Ekonomi#IlmuManagament#CorporateGovernance
Permasalahan Keagenan serta kinerja agen
✍️" Corporate governance muncul karena terjadi pemisahan antara kepemilikan dengan pengendalian perusahaan, atau seringkali dikenal dengan istilah masalah keagenan "(Isnanta, 2008).
✍️Permasalahan keagenan dalam hubungannya antara pemilik modal dengan manajer adalah bagaimana sulitnya pemilik dalam memastikan bahwa
" dana yang ditanamkan tidak diambil alih atau diinvestasikan pada proyek yang tidak menguntungkan sehingga tidak mendatangkan return "(Isnanta, 2008).
👉Corporate governance diperlukan untuk
mengurangi permasalahan keagenan antara pemilik dan manajer serta
memperkecil praktik manajemen laba yang negatif.
✍️(Shleifer and Vishny, 1997) Isnanta, 2008) menyatakan corporate governance berkaitan dengan cara atau mekanisme untuk meyakinkan para pemilik modal dalam memperoleh return yang sesuai dengan investasi yang telah ditanam.
✍️(Iskandar dkk,1999) Isnanta, 2008) menyatakan bahwa
" corporate governance merujuk pada kerangka aturan dan peraturan yang memungkinkan stakeholders untuk membuat perusahaan memaksimalkan nilai dan untuk memperoleh return".
✏️Corporate governance juga dapat dijadikan alat untuk menjamin segala tindakan yang dilakukan oleh direksi dan manajer memberikan yang terbaik bagi
kepentingan investor (pihak eksternal perusahaan).
✍️Pemisahan kepemilikan oleh principal dengan pengendalian oleh agen dalam sebuah organisasi cenderung menimbulkan konflik keagenan diantara principal dengan agen (Isnanta, 2008).
✍️Jansen dan Meckling , 1976), Watts dan
Zimmerman , 1986) yang dinyatakan dalam Isnanta, 2008) menyatakan bahwa
" laporan keuangan yang dibuat dengan angka -angka akuntansi diharapkan dapat
meminimalkan konflik diantara pihak -pihak yang berkepentingan".
✏️Prinsipal menilai, megukur, dan mengawasi bagaimana kinerja agen dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmurannya melalui dan menggunakan laporan keuangan yang dibuat oleh agen sebagai wujud pertanggungjawaban dari kinerja agen
terhadap prinsipal, sehingga prinsipal juga bisa memberikan kompensasi.
Permasalahan Keagenan serta kinerja agen
✍️" Corporate governance muncul karena terjadi pemisahan antara kepemilikan dengan pengendalian perusahaan, atau seringkali dikenal dengan istilah masalah keagenan "(Isnanta, 2008).
✍️Permasalahan keagenan dalam hubungannya antara pemilik modal dengan manajer adalah bagaimana sulitnya pemilik dalam memastikan bahwa
" dana yang ditanamkan tidak diambil alih atau diinvestasikan pada proyek yang tidak menguntungkan sehingga tidak mendatangkan return "(Isnanta, 2008).
👉Corporate governance diperlukan untuk
mengurangi permasalahan keagenan antara pemilik dan manajer serta
memperkecil praktik manajemen laba yang negatif.
✍️(Shleifer and Vishny, 1997) Isnanta, 2008) menyatakan corporate governance berkaitan dengan cara atau mekanisme untuk meyakinkan para pemilik modal dalam memperoleh return yang sesuai dengan investasi yang telah ditanam.
✍️(Iskandar dkk,1999) Isnanta, 2008) menyatakan bahwa
" corporate governance merujuk pada kerangka aturan dan peraturan yang memungkinkan stakeholders untuk membuat perusahaan memaksimalkan nilai dan untuk memperoleh return".
✏️Corporate governance juga dapat dijadikan alat untuk menjamin segala tindakan yang dilakukan oleh direksi dan manajer memberikan yang terbaik bagi
kepentingan investor (pihak eksternal perusahaan).
✍️Pemisahan kepemilikan oleh principal dengan pengendalian oleh agen dalam sebuah organisasi cenderung menimbulkan konflik keagenan diantara principal dengan agen (Isnanta, 2008).
✍️Jansen dan Meckling , 1976), Watts dan
Zimmerman , 1986) yang dinyatakan dalam Isnanta, 2008) menyatakan bahwa
" laporan keuangan yang dibuat dengan angka -angka akuntansi diharapkan dapat
meminimalkan konflik diantara pihak -pihak yang berkepentingan".
✏️Prinsipal menilai, megukur, dan mengawasi bagaimana kinerja agen dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmurannya melalui dan menggunakan laporan keuangan yang dibuat oleh agen sebagai wujud pertanggungjawaban dari kinerja agen
terhadap prinsipal, sehingga prinsipal juga bisa memberikan kompensasi.
No comments:
Post a Comment