#Ekonomi#IlmuManagament#KebijakanPerusahaan
Pengertian DOI dan DOAR
✍️Berdasarkan hasil pembahasan atas peranan pengendalian DOI dan DOAR terhadap Net Working Capital pada Perusahaan maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
✔️Pengisian estimasi unit penjualan dalam
pembuatan Pesanan Utama Cabang dilakukan dengan teknik sales forecasting, yaitu :
pengisian perkiraan penjualan untuk tiga
bulan yang akan datang dengandidasarkan
data enam bulan sebelumnya.
✔️ Untuk mengantisipasi tidak terjadi
kekurangan persediaan setelah selesai satu
periode penjualan Perusahaan menyediakan stok pengaman ( safety stok ) yang disesuaikan dengan budget DOI masing –masing cabang yang ditetapkan oleh Kantor Pusat.
✔️ Untuk produk – produk yang fast moving lebih banyak dilakukan penjualan secara tunai dan untuk produk – produk yang slow moving bisa dilakukan secara kredit.
✔️ Untuk mengetahui hasil yang dicapai dalam menangani persediaan dan piutang dagang di Perusahaan dilakukan melalui analisis DOI dan DOAR.
Dengan analisis tersebut dapat diketahui trend pasar yang sedang terjadi dan bagaimana aktifitas pengelolaan persediaan dan piutang dagang yang telah
dilakukan.
Dapat diketahui kekuatan pasar untuk ✏️estimasi penjualan masa yang akan datang,
✏️kapan persediaan harus diadakan,
✏️berapa persediaan harus disediakan,
✏️bagaimana crass program piutang harus
diprioritaskan untuk meningkatkan hasil
tagihan.
📌Hasil yang dicapai tidak semuanya mutlak disebabkan pengendalian yang dilakukan sudah berhasil atau tidak.
Kenapa ?😲
✏️Karena banyak faktor yang mempengaruhinya diantaranya kebijakan
perusahaan dalam alokasi persediaan.
👉Demand yang ada, program – program
penjualan yang ditawarkan, kelonggaran
kredit untuk produk baru, dan hal – hal lain yang sifatnya situasional.
Persediaan diantaranya adalah dengan
melakukan :
✔️pesanan tambahan ( PESTA ),
✔️ apabila barang dipusat tidak mencukupi dapat dilakukan realokasi antar cabang.
Menerapkan sistim FIFO untuk ✔️pengeluaran barang dan
✔️ memperhatikan keamanan penyimpanan produk yang memerlukan ruang penyimpanan dengan suhu tertentu.
✔️Piutang dengan strategi melakukan tukar faktur sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,
✔️menagih sesuai dengan jadwal jatuh tempo,
✔️perlakuan khusus terhadap faktur tunai, ✔️memaksimalkan fungsi pengirim barang untuk menagih faktur COD,
✔️membuat rayonisasi penagih sehingga jelas jadwal penagihan dan tepat waktunya, ✔️melakukan konfirmasi piutang dan mengecek kebenarannya melalui petugas Account Receivable Controller,
✔️melakukan opname piutang dan up date kredit limit pelanggan setiap tiga bulan sekali.
Pengertian DOI dan DOAR
✍️Berdasarkan hasil pembahasan atas peranan pengendalian DOI dan DOAR terhadap Net Working Capital pada Perusahaan maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
✔️Pengisian estimasi unit penjualan dalam
pembuatan Pesanan Utama Cabang dilakukan dengan teknik sales forecasting, yaitu :
pengisian perkiraan penjualan untuk tiga
bulan yang akan datang dengandidasarkan
data enam bulan sebelumnya.
✔️ Untuk mengantisipasi tidak terjadi
kekurangan persediaan setelah selesai satu
periode penjualan Perusahaan menyediakan stok pengaman ( safety stok ) yang disesuaikan dengan budget DOI masing –masing cabang yang ditetapkan oleh Kantor Pusat.
✔️ Untuk produk – produk yang fast moving lebih banyak dilakukan penjualan secara tunai dan untuk produk – produk yang slow moving bisa dilakukan secara kredit.
✔️ Untuk mengetahui hasil yang dicapai dalam menangani persediaan dan piutang dagang di Perusahaan dilakukan melalui analisis DOI dan DOAR.
Dengan analisis tersebut dapat diketahui trend pasar yang sedang terjadi dan bagaimana aktifitas pengelolaan persediaan dan piutang dagang yang telah
dilakukan.
Dapat diketahui kekuatan pasar untuk ✏️estimasi penjualan masa yang akan datang,
✏️kapan persediaan harus diadakan,
✏️berapa persediaan harus disediakan,
✏️bagaimana crass program piutang harus
diprioritaskan untuk meningkatkan hasil
tagihan.
📌Hasil yang dicapai tidak semuanya mutlak disebabkan pengendalian yang dilakukan sudah berhasil atau tidak.
Kenapa ?😲
✏️Karena banyak faktor yang mempengaruhinya diantaranya kebijakan
perusahaan dalam alokasi persediaan.
👉Demand yang ada, program – program
penjualan yang ditawarkan, kelonggaran
kredit untuk produk baru, dan hal – hal lain yang sifatnya situasional.
Persediaan diantaranya adalah dengan
melakukan :
✔️pesanan tambahan ( PESTA ),
✔️ apabila barang dipusat tidak mencukupi dapat dilakukan realokasi antar cabang.
Menerapkan sistim FIFO untuk ✔️pengeluaran barang dan
✔️ memperhatikan keamanan penyimpanan produk yang memerlukan ruang penyimpanan dengan suhu tertentu.
✔️Piutang dengan strategi melakukan tukar faktur sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,
✔️menagih sesuai dengan jadwal jatuh tempo,
✔️perlakuan khusus terhadap faktur tunai, ✔️memaksimalkan fungsi pengirim barang untuk menagih faktur COD,
✔️membuat rayonisasi penagih sehingga jelas jadwal penagihan dan tepat waktunya, ✔️melakukan konfirmasi piutang dan mengecek kebenarannya melalui petugas Account Receivable Controller,
✔️melakukan opname piutang dan up date kredit limit pelanggan setiap tiga bulan sekali.
No comments:
Post a Comment