#Ekonomi#IlmuManagament#Persediaan#KespetasiPelanggan
Persediaan dan kebijakan yang diambil oleh Perusahaan dalam menjaga stok
📌" Persediaan merupakan salah satu faktor penentu bagi berlangsungnya kegiatan penjualan dalam perusahaan jasa distribusi".
✍️Tujuan dari adanya persediaan adalah:
✔️Untuk memanage persediaan yang cukup,
✔️mempertahankan kontinuitas penjualan ✔️ selalu berusaha meningkatkan customer service kepada konsumen dalam hal ketepatan waktu
✔️untuk memenuhi pesanan,
hal ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang diambil oleh perusahaan.
👉 kesenjangan bisa terjadi karena perusahaan tidak mengetahui apa yang
penting bagi pelanggan.
✏️Dan bisa jadi karena prioritas perusahaan berbeda dengan prioritas pelanggannya, dan mengabaikan hal yang penting bagi pelanggan.
👉Hal yang sensitif bagi pelanggan diantaranya masalah delivery, stock, prosedur dan customer service.
✏️Kecepatan dan kelengkapan merupakan
dua sisi paling penting dalam delivery.
👉Dalam keadaan kesulitan stock, pelanggan lebih suka barang tetap dikirim tepat waktu meski tak lengkap dan sisanya dikirim kemudian.
Artinya :
✔️Kecepatan lebih diutamakan,
✔️prosedur diharapkan yang serba simple, dan cepat
✔️khusus prosedur penanganan tukar barang dan barang rusak.
👉Dan hendaknya stock di perusahaan selalu dalam keadaan cukup.
📌Ekspektasi pelanggan menuntut jasa distribusi plus customer service, dimana keluhan pelanggan cepat ditanggapi dan penuh perhatian serta pelayanan informasi khususnya masalah stock mudah didapat dan akurat.
✍️Adapun kebijakan – kebijakan yang diambil oleh Perusahaan dalam menjaga stoknya adalah :
✔️ Peningkatan relationship dengan pihak
produsen dalam bentuk rapat kordinasi
secara rutin, dengan pembahasan saling
memberi masukan untuk pengembangan
produk pareto.
✔️ Membuat estimasi penjualan untuk 3 bulan yang ke depan berdasarkan rata – rata sales 6 bulan sebelumnya.
✔️ Seandainya ada lost estimasi/ kekurangan persediaan maka akan dilakukan Pesanan Tambahan dan kejadian tersebut harus diminimalisir.
✔️ Melakukan realokasi antar cabang bila
barang yang dipesan tidak tersedia, sementara dicabang lain terjadi over stok.
✔️ Peningkatan pelayanan penanganan barang rusak dengan cara melakukan sosialisasi ketentuan retur ke pelanggan, serta melakukan distribution check untuk
memeriksa produk rusak atau menjelang
Expired Date di pelanggan.
✔️ Stok yang menumpuk segera dicarikan jalan keluar melalui koordinasi dengan produsen, jika tidak memungkinkan lagi lakukan realokasi dengan terlebih dahulu minta persetujuan Kantor Pusat.
✔️ Pengelolaan yang seksama terhadap produk slow moving, mengembangkan kemampuan jual produk existing serta mengembangkan produk new launching dengan lebih serius.
✔️ Untuk barang – barang fast moving lebih banyak dilakukan penjualan secara tunai
atau COD ( Cash On Delivery ).
✔️Mengembangkan sistim persediaan konsinyasi ( consigment ) dengan pihak produsen.
Dengan demikian Perusahaan hanya membeli produk produsen yang telah terjual saja.
✔️ Menjaga akurasi data persediaan dengan cara :
✏️melakukan opname stok secara teratur setiap bulan,
✏️melakukan cyrcle count minimal 10 produk perhari,
✏️ mencatat pada label card setiap transaksi yang terjadi secara up to date, ✏️otorisasi yang jelas pada dokumen penerimaan dan pengeluaran persediaan ✏️tidak ada pengeluaran barang yang tidak menggunakan dokumen dasar gudang yang berlaku di Perusahaan.
✔️ Melakukan kontrol yang serius dalam
pelaksanaan pemusnahan barang rusak.
Sehingga tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, serta untuk
mendukung pelaksanaan UU Perlindungan
Terhadap Konsumen yang semakin ketat.
✔️ Menerapkan sistim FIFO untuk pengeluaran barang .
Dengan demikian, barang yang lebih lama akan diusahakan untuk terjual terlebih
dahulu dan juga diperhatikan masalah
Expired Date produk.
👉Produk yang ED lebih dekat akan dikeluarkan terlebih dahulu dibandingkan dengan produk yang ED nya lebih lama.
✔️ Memperhatikan produk – produk yang
penyimpanan harus dengan suhu tertentu.
Dengan demikian kwalitas dan keamanan
produk tetap terjaga.
📌Setiap perusahaan mempunyai system
pengelolaan dan penagihan atas piutang yang terjadi dengan tujuan untuk menjaga assets perusahaan, agar kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan baik dan normal.
👉Sistem pengelolaan atas piutang sangatlah berpengaruh terhadap berhasil atau tidaknya penagihan dan pengumpulan piutang.
Persediaan dan kebijakan yang diambil oleh Perusahaan dalam menjaga stok
📌" Persediaan merupakan salah satu faktor penentu bagi berlangsungnya kegiatan penjualan dalam perusahaan jasa distribusi".
✍️Tujuan dari adanya persediaan adalah:
✔️Untuk memanage persediaan yang cukup,
✔️mempertahankan kontinuitas penjualan ✔️ selalu berusaha meningkatkan customer service kepada konsumen dalam hal ketepatan waktu
✔️untuk memenuhi pesanan,
hal ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang diambil oleh perusahaan.
👉 kesenjangan bisa terjadi karena perusahaan tidak mengetahui apa yang
penting bagi pelanggan.
✏️Dan bisa jadi karena prioritas perusahaan berbeda dengan prioritas pelanggannya, dan mengabaikan hal yang penting bagi pelanggan.
👉Hal yang sensitif bagi pelanggan diantaranya masalah delivery, stock, prosedur dan customer service.
✏️Kecepatan dan kelengkapan merupakan
dua sisi paling penting dalam delivery.
👉Dalam keadaan kesulitan stock, pelanggan lebih suka barang tetap dikirim tepat waktu meski tak lengkap dan sisanya dikirim kemudian.
Artinya :
✔️Kecepatan lebih diutamakan,
✔️prosedur diharapkan yang serba simple, dan cepat
✔️khusus prosedur penanganan tukar barang dan barang rusak.
👉Dan hendaknya stock di perusahaan selalu dalam keadaan cukup.
📌Ekspektasi pelanggan menuntut jasa distribusi plus customer service, dimana keluhan pelanggan cepat ditanggapi dan penuh perhatian serta pelayanan informasi khususnya masalah stock mudah didapat dan akurat.
✍️Adapun kebijakan – kebijakan yang diambil oleh Perusahaan dalam menjaga stoknya adalah :
✔️ Peningkatan relationship dengan pihak
produsen dalam bentuk rapat kordinasi
secara rutin, dengan pembahasan saling
memberi masukan untuk pengembangan
produk pareto.
✔️ Membuat estimasi penjualan untuk 3 bulan yang ke depan berdasarkan rata – rata sales 6 bulan sebelumnya.
✔️ Seandainya ada lost estimasi/ kekurangan persediaan maka akan dilakukan Pesanan Tambahan dan kejadian tersebut harus diminimalisir.
✔️ Melakukan realokasi antar cabang bila
barang yang dipesan tidak tersedia, sementara dicabang lain terjadi over stok.
✔️ Peningkatan pelayanan penanganan barang rusak dengan cara melakukan sosialisasi ketentuan retur ke pelanggan, serta melakukan distribution check untuk
memeriksa produk rusak atau menjelang
Expired Date di pelanggan.
✔️ Stok yang menumpuk segera dicarikan jalan keluar melalui koordinasi dengan produsen, jika tidak memungkinkan lagi lakukan realokasi dengan terlebih dahulu minta persetujuan Kantor Pusat.
✔️ Pengelolaan yang seksama terhadap produk slow moving, mengembangkan kemampuan jual produk existing serta mengembangkan produk new launching dengan lebih serius.
✔️ Untuk barang – barang fast moving lebih banyak dilakukan penjualan secara tunai
atau COD ( Cash On Delivery ).
✔️Mengembangkan sistim persediaan konsinyasi ( consigment ) dengan pihak produsen.
Dengan demikian Perusahaan hanya membeli produk produsen yang telah terjual saja.
✔️ Menjaga akurasi data persediaan dengan cara :
✏️melakukan opname stok secara teratur setiap bulan,
✏️melakukan cyrcle count minimal 10 produk perhari,
✏️ mencatat pada label card setiap transaksi yang terjadi secara up to date, ✏️otorisasi yang jelas pada dokumen penerimaan dan pengeluaran persediaan ✏️tidak ada pengeluaran barang yang tidak menggunakan dokumen dasar gudang yang berlaku di Perusahaan.
✔️ Melakukan kontrol yang serius dalam
pelaksanaan pemusnahan barang rusak.
Sehingga tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, serta untuk
mendukung pelaksanaan UU Perlindungan
Terhadap Konsumen yang semakin ketat.
✔️ Menerapkan sistim FIFO untuk pengeluaran barang .
Dengan demikian, barang yang lebih lama akan diusahakan untuk terjual terlebih
dahulu dan juga diperhatikan masalah
Expired Date produk.
👉Produk yang ED lebih dekat akan dikeluarkan terlebih dahulu dibandingkan dengan produk yang ED nya lebih lama.
✔️ Memperhatikan produk – produk yang
penyimpanan harus dengan suhu tertentu.
Dengan demikian kwalitas dan keamanan
produk tetap terjaga.
📌Setiap perusahaan mempunyai system
pengelolaan dan penagihan atas piutang yang terjadi dengan tujuan untuk menjaga assets perusahaan, agar kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan baik dan normal.
👉Sistem pengelolaan atas piutang sangatlah berpengaruh terhadap berhasil atau tidaknya penagihan dan pengumpulan piutang.
No comments:
Post a Comment