Saturday, 30 November 2019

Pendeteksi Terjadinya Kecurangan Akuntansi

#Ekonomi#IlmuManagament#Akuntasi#PelakuKecurangan

Pendeteksi Terjadinya Kecurangan Akutansi

πŸ“Œ" Pelaku kecurangan akuntansi bisa berasal dari internal maupun eksternal
perusahaan".

✔️ Internal Perusahaan

a. Karyawan
πŸ‘‰" Karyawan melakukan kecurangan bertujuan untuk keuntungan individu,
misalnya salah saji yang berupa penyalah gunaan aktiva".

b. Manajemen
πŸ‘‰" Pihak manajemen melakukan kecurangan biasanya untuk kepentingan perusahaan, yaitu
salah saji yang timbul karena kecurangan pelaporan keuangan.

 πŸ‘‰Namun tidak menutup kemungkinan, manajemen melakukan kecurangan hanya untuk kepentingan pribadi.

πŸ“ŒSeperti pada kasus Enron, para eksekutifnya memberikan laporan keuangan yang salah dengan melebih-lebihkan labanya guna meraih kompensasi moneter yang besar dari perusahaan.

2. Eksternal Perusahaan
πŸ‘‰" Pihak ekternal yang berpotensi melakukan kecurangan jika tidak memegang teguh kode etik profesi antara lain auditor, akuntan publik".

πŸ‘‰Konflik kepentingan selalu ada, misalnya tidak independennya auditor maupun akuntan pada kasus Enron.

πŸ‘‰Pihak lain yang berpotensi terjadi kecurangan bisa berasal dari pelanggan, distributor maupun supplier perusahaan.

πŸ‘‰" Pendeteksian terjadinya praktik kecurangan bisa dilakukan dengan mengenali gejala-gejalanya antara lain:

✔️ Gejala Kecurangan pada Manajemen
Umumnya agak sulit dideteksi, namun gejalanya dapat dikenali yaitu
timbulnya ketidak cocokan diantara :
✏️manajemen puncak,
✏️rendahnya moral dan
✏️motivasi karyawan,
✏️ Departemen akuntansi kekurangan staf, ✏️tingkat komplain yang tinggi terhadap organisasi/perusahaan dari pihak konsumen, pemasok, atau badan otoritas,
✏️terjadi kekurangan kas secara tidak teratur dan tidak terantisipasi,
✏️menurunnya tingkat penjualan atau laba sementara utang dan
✏️ piutang usaha meningkat,
✏️ perusahaan mengambil kredit sampai batas maksimal untuk jangka waktu yang lama,
✏️ terdapat kelebihan persediaan yang signifikan,
✏️terdapat peningkatan jumlah ayat jurnal penyesuaian pada akhir tahun buku.

✍️" Gejala kecurangan yang dilakukan oleh karyawan atau pegawai dapat dikenali
antara lain yaitu
✏️pembuatan ayat jurnal penyesuaian tanpa otorisasi manajemen dan tanpa perincian/ penjelasan pendukung,
✏️melakukan pengeluaran tanpa
dokumen pendukung,
✏️ pencatatan yang salah/ tidak akurat pada buku jurnal/besar,
✏️penghancuran, penghilangan, pengrusakan dokumen pendukung pembayaran,
✏️kekurangan barang yang diterima, ✏️kemahalan harga barang yang dibeli, ✏️munculnya faktur ganda,
✏️ penggantian mutu barang (Sie Infokum, 2008).

✍️Perubahan perilaku drastis dari individu yang melakukan kecurangan bisa digunakan sebagai indikasi (Sie Infokum, 2008), antara lain yaitu
✏️ Perubahan perilaku secara signifikan, seperti:
" easy going, tidak seperti biasanya,
gaya hidup mewah, mobil atau pakaian mahal ".
✏️Gaya hidup di atas rata-rata
✏️Sedang mengalami trauma emosional di rumah atau tempat Kerja .
✏️ Penjudi berat
✏️ Peminum berat
✏️Sedang dililit utang
✏️Temuan audit atas kekeliruan (error) atau ketidakberesan (irregularities) dianggap tidak material ketika ditemukan
✏️Bekerja tenang, bekerja keras, bekerja melampaui jam kerja, sering bekerja
sendiri.

✍️Amrizal (2004) menguraikan garis besar cara mendeteksi kecurangan menurut ACFE adalah sebagai berikut:

πŸ– Kecurangan Laporan Keuangan (Financial Statement Fraud).
πŸ‘‰" Kecurangan dalam penyajian laporan keuangan umumnya dapat dideteksi
melalui analisis laporan keuangan " sebagai berikut:

✏️ Analisis vertikal, yaitu
πŸ‘‰" teknik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara item-item dalam laporan laba rugi, neraca, atau Laporan arus kas dengan menggambarkannya dalam persentase.

✏️ Analisis horizontal, yaitu
πŸ‘‰"teknik untuk menganalisis persentase-persentase perubahan item laporan keuangan selama beberapa periode laporan".

✏️ Analisis rasio, yaitu
πŸ‘‰" alat untuk mengukur hubungan antara nilai-nilai item dalam laporan keuangan Sebagai contoh adalah current ratio, adanya penggelapan uang atau pencurian kas dapat menyebabkan turunnya
perhitungan rasio tersebut".

✏️ Penyalahgunaan Aset (Asset Misappropriation)
πŸ‘‰Variasi pendeteksian kecurangan jenis ini sangat beragam.

πŸ‘‰Pemahaman terhadap pengendalian intern atas pos-pos tersebut akan sangat membantu dalam mendeteksi kecurangan.


Apakah Ada Praktek Kecurangan Akuntasi ?

#Ekonomi#IlmuManagament#PraktekKecurangan#Akuntansi

Praktek Kecurangan Akuntansi

✍️ Simanjuntak (2008) mengklasifikasikan fraud (kecurangan) menjadi 4 golongan
berdasarkan pencatatan, frekuensi, konsiprasi dan keunikan.
✔️ Berdasarkan Pencatatan
" Kecurangan berupa pencurian aset dapat dikelompokkan kedalam tiga kategori",
yaitu:

✔️ Pencurian aset yang tampak secara terbuka pada buku, seperti
" duplikasi pembayaran yang tercantum pada catatan akuntansi" (fraud open on the books), kecurangan jenis ini lebih mudah untuk ditemukan

✔️Pencurian aset yang tampak pada buku, namun tersembunyi diantara catatan
akuntansi yang valid, seperti: kickback (fraud hidden on the-books)

✔️ Pencurian aset yang tidak tampak pada buku, dan tidak akan dapat dideteksi
melalui pengujian transaksi akuntansi “yang dibukukan”, seperti: pencurian uang pembayaran piutang dagang yang telah dihapusbukukan/ di-write-off  (fraud off-the books), kecurangan jenis ini paling sulit untuk ditemukan.

✔️ Berdasarkan Frekuensi
" Pengklasifikasian kecurangan berdasarkan frekuensi terjadinya", yaitu:

- Tidak berulang (non-repeating fraud).
πŸ‘‰ " Kecurangan yang tidak berulang, walaupun terjadi beberapa kali, pada
dasarnya bersifat tunggal".
 Misalnya kecurangan dalam pembayaran cek mingguan karyawan, maka pelaku memerlukan kartu kerja mingguan untuk
melakukan pembayaran cek yang tidak benar.

-Berulang (repeating fraud)
πŸ‘‰" kecurangan berulang, tindakan yang menyimpang terjadi beberapa kali dan hanya diinisiasi/ diawali sekali saja, selanjutnya kecurangan terjadi terus- menerus sampai dihentikan".

πŸ“ŒMisalnya cek pembayaran gaji bulanan yang dihasilkan secara otomatis tanpa harus melakukan penginputan setiap saat.

πŸ“ŒPenerbitan cek terus berlangsung sampai diberikan perintah untuk menghentikannya.

Apa sih Akutansi Kreatif itu? Dan apa itu Etika Bisnis?

#Ekonomi#IlmuManagament#Akutansi#Audit

Akutansi Kreatif dan Etika Bisnis

✍️ (Sulistiawan, Januarsi, & Alvia, 2011) menyatakan bahwa
" akuntansi kreatif adalah aktivitas badan usaha (perusahaan) untuk memanfaatkan teknik dan kebijakan akuntansi (technics and accounting policies).

πŸ‘‰ Guna memperoleh hasil yang diinginkan,
seperti penyajian nilai asset atau nilai laba yang lebih tinggi (over valued) atau lebih
rendah (under valued) tergantung dari motivasi manajemen perusahaan untuk
melakukannya" .

✍️Pengertian audit menurut dengan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia
yaitu
" audit adalah akumulasi dan evaluasi bukti-bukti informasi untuk menentukan dan melaporkan derajat kesesuaian antara informasi dengan kriteria yang telah ditentukan yang dilakukan oleh pihak yang kompeten dan independen".

πŸ‘‰Pihak independen yang melakukan pemeriksaan tersebutlah yang disebut dengan auditor.

✍️Salah satu tujuan perusahaan/organisasi melakukan suatu tindakan yang abu-abu ialah
" ✔️untuk melakukan penghindaran atas pajak yang akan dikeluarkannya,
✔️menipu bank demi mendapatkan pinjaman baru, atau
✔️mempertahankan pinjaman yang sudah diberikan oleh bank dengan syarat-syarat tertentu,
✔️mencapai target yang ditentukan oleh analisis pasar, atau
✔️mengecoh pemegang saham untuk menciptakan kesan bahwa manajemen berhasil mencapai hasil yang cemerlang.

✍️Diterapkannya praktik akuntansi kreatif oleh perusahaan bisa karena beberapa kondisi, diantaranya
✔️ karena bervariasinya prinsip akuntansi  ✔️dalam rangka penerapan prinsip akuntansi yang agresif.

✍️Unsur – unsur Akuntansi Kreatif
(Mulford & Comiskey, 2010)
 telah membagi akuntansi kreatif menjadi beberapa unsur,
yaitu :

✔️ Recognizing Premature or Fictitious Revenue :
πŸ‘‰" Bentuk dari prematur revenue bisa berupa pengakuan penjualan dilakukan pada saat barang sudah dipesan".
Tapi belum dikirim atau barang sudah dikirim, tapi belum dipesan.

πŸ“ŒSementara itu, contoh penjualan fiktif adalah backdated invoice, tanggal pengiriman yang diubah, atau sengaja salah mencatat penjualan.

✔️ Aggressive Capitalization & Extended Amortization Policies :
πŸ‘‰" perusahaan melaporkan beban atau rugi tahun berjalan sebagai aset".

πŸ“Œ Akibatnya, pengakuan biaya tertunda dan laba naik. Selanjutnya, aset atau beban yang ditangguhkan tersebut diamortisasi selama beberapa tahun.

✔️ Misreported Assets & Liailibities :
πŸ‘‰" nilai aset overvalued dan/ atau kewajiban undervalued dengan tujuan agar earning power menjadi lebih tinggi dan posisi
keuangan lebih kuat".

πŸ“ŒDengan laba yang tinggi, otomatis saldo laba dan nilai ekuitas akan naik.

✔️ Getting Creative with the Income Statement :
πŸ‘‰" Permainan angka-angka di laporan laba rugi terjadi pada cara mempercepat atau memperlambat pengakuan pendapatan dan biaya".

πŸ“ŒDalam hal ini laba diatur untuk beberapa periode pelaporan.

 πŸ‘‰Selain itu, penyajian laporan yang bisa berbentuk single step maupun multiple step memungkinkan perusahaan memainkan angka-angka subtotal, klasifikasi akun, dan catatan laporan keuangan.

✔️ Problems with Cash-flow Reporting : πŸ‘‰"para investor tertarik dengan entitas yang punya earning power yang bagus dan sustainable".

πŸ‘‰ Dengan demikian, future cash flow-nya menjadi baik pula.

πŸ‘‰Bagi para kreditur, dengan arus kas yang baik, utang piutang menjadi lancar.

✍️Pola dan Teknik dalam Akuntansi Kreatif
Pola dalam akuntansi kreatif sebagaimana dirangkum oleh (Scott, 2000) ialah: sebagai
berikut :

✔️ Taking a Bath ( big bath )

πŸ‘‰" Pola ini dilakukan dengan cara mengatur
laba perusahaan tahun berjalan menjadi
sangat tinggi atau rendah dibandingkan laba periode tahun sebelumnya atau tahun
berikutnya".

✔️ Income Minimization

πŸ‘‰"Pola ini dilakukan dengan mengatur laba periode tahun berjalan lebih rendah dari laba sebenarnya".

✔️ Income Maximization

πŸ‘‰"Pola ini dilakukan dengan mengatur laba periode tahun berjalan lebih tinggi dari laba sebenarnya".

✔️ Income Smoothing

πŸ‘‰" Pola ini dilakukan dengan mengurangi fluktuasi laba sehingga laba yang
dilaporkan relatif stabil".

✔️  Timing revenue and expense recognition
πŸ‘‰" Pola ini dilakukan dengan membuat kebijakan tertentu berkenaan dengan saat atau timing suatu transaksi seperti adanya pengakuan yang prematus atas penjualan".

✍️Sedangkan teknik dalam melakukan akuntansi kreatif yang telah dijabarkan oleh (Sulistiawan et al., 2011) diantaranya ialah :

✔️Mengubah metode akuntansi
πŸ‘‰" Pemilihan atas metode akuntansi tertentu akan memberikan penghasilan yang berbeda".

✔️ Membuat estimasi akuntansi
πŸ‘‰" Teknik ini dilakukan dengan tujuan mempengaruhi laba akuntansi melalui
kebijakan dalam membuat estimasi akuntansi".

✔️ Mengubah periode pengakuan pendapatan dan biaya
πŸ‘‰"Teknik ini dilakukan untuk mempercepat atau menunda pengakuan pendapatan dan biaya dengan cara menggeser pendapatan dan biaya ke periode berikutnya".

✔️ Mereklasifikasi akun
πŸ‘‰"Teknik ini dilakukan dengan memindahkan posisi akun dari satu tempat ke tempat lainnya".

πŸ“ŒEtika bisnis merupakan studi mengenai moral yang benar dan salah.

 ✍️Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan institusi, dan perilaku bisnis, dimana salah satu karakteristik utama dalam standar moral untuk menentukan etis atau tidak suatu perbuatan ialah perbuatan tersebut tidak merugikan
orang lain (Manuel, 2005).

✍️Kualitas Laporan Keuangan Perhimpunan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada bukunya tahun 2012, menyatakan bahwa "laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas".

✍️" Laporan keuangan disusun dan disajikan sekurang-kurangnya setahun sekali untuk memenuhi kebutuhan sejumlah besar
pengguna".

✍️(Sulistiawan et al., 2011) memaparkan tiga hipotesis dalam teori akuntansi
positif yang dipergunakan untuk menguji perilaku etis seseorang dalam mencatat
transaksi dan menyusun laporan keuangan, yakni
✔️ bonus plan hypothesis,
✔️debt (equity) hypothesis dan
✔️political cost hypothesis.

Apa sih yang menyebabkan Audit Delay?

#Ekonomi#IlmuManagament#AuditDelay#Akutansi

Audit Delay dan IFRS

✍️" Salah satu penyebab keterlambatan publikasi laporan keuangan oleh perusahaan go public disebabkan karena laporan keuangan tersebut harus terlebih dahulu diaudit sebelum dapat dipublikasi"(Hossain dan Taylor, 1998).

πŸ‘‰Jadi dapat dikatakan bahwa
" sebagian besar kasus keterlambatan publikasi laporan keuangan sebenarnya berhubungan dengan audit delay yang dialami oleh perusahaan" .

πŸ“ŒPerusahaan akan menggunakan jasa auditor independen untuk melakukan pemeriksaan atas laporan keuangannya.

✍️Auditor harus melaksanakan pemeriksaan terhadap laporan keuangan sesuai dengan SPAP tahun 2001 yang ditetapkan oleh IAI (Iskandar dan Trisnawati, 2010).

πŸ“Œ" Kegiatan pemeriksaan ini akan membutuhkan waktu yang relatif lama "

Kenapa ?

πŸ‘‰" Karena auditor harus melakukan berbagai prosedur audit untuk mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung opini yang akan diberikan ".

✍️" Pelaksanaan audit yang semakin sesuai dengan standar membutuhkan waktu yang semakin lama dengan begitu menyebabkan audit delay yang panjang"(Febrianty, 2011).

πŸ‘‰" Perusahaan yang mengalami audit delay yang panjang tidak hanya merugikan berbagai pihak".

πŸ‘‰"Bagi perusahaan, audit delay yang melebihi waktu publikasi laporan keuangan akan mengakibatkan citra perusahaan menjadi kurang baik dimata investor".

πŸ‘‰" Sedangkan bagi investor, keadaan ini akan membuat mereka sulit untuk mengambil keputusan investasi pada perusahaan yang terlambat mempublikasikan laporan keuangannya".

✍️" Bagi eksternal auditor, Ainurrizky (2013) menyatakan bahwa
" perusahaan yang mengalami audit delay yang panjang ada kemungkinan untuk mengganti auditor tersebut dengan auditor yang lain dengan harapan agar perusahaan tidak mengalami hal serupa lagi".

πŸ“Œ" Keadaan ini akan membuat mereka sulit untuk mengambil keputusan investasi pada perusahaan yang terlambat mempublikasikan laporan keuangannya".

✍️ Yulianti (2011), menyebutkan bahwa "ukuran perusahaan mempengaruhi audit delay".

πŸ‘‰Pengaruh ukuran perusahaan yang dimaksud yaitu
" semakin besar ukuran perusahaan
maka perusahaan akan mengurangi audit delay".

✍️Penelitian Mumpuni (2011) memperoleh hasil bahwa
" jumlah anggota komite berpengaruh terhadap audit delay".

 ✍️Marsono (2013), dalam penelitiannya ia menguji beberapa faktor yang berpengaruh terhadap audit delay salah satunya yaitu " keberadaan komite audit".

✍️Hasil penelitiannya menunjukkan pengaruh yang positif signifikan sejalan dengan peraturan Bapepam tentang jumlah komite.

✍️Kontrol internal yang lemah merupakan salah satu penyebab audit delay yang lama (Ettredge et al., 2006).

πŸ‘‰" Perusahaan di Indonesia yang menerapkan IFRS akan cenderung mengalami audit delay".

πŸ“ŒHal ini dikarenakan perusahaan yang telah menerapkan IFRS diwajibkan untuk
melakukan pengungkapan yang luas, dengan begitu dibutuhkan upaya dan waktu yang lebih lama dalam melaksanakan audit (Hoodgendoorn, 2006).

✍️Selain itu Carlin et al. (2009)
menyatakan bahwa
"kompleksitas IFRS tidak hanya pada perlakuan akuntansi, tetapi juga pada kesulitan untuk mematuhi pelaporan yang terinci ".

✍️Margaretta dan Soepriyanto (2011), menyatakan bahwa
" penerapan IFRS tidak berpengaruh terhadap keterlambatan waktu penyapaian laporan keuangan dengan arah koefisien regresi positif".

πŸ‘‰Arti dari penelitian ini yaitu
" penerapan IFRS mengakibatkan semakin tingginya tingkat keterlambatan penyampaian leporan keuangan".

πŸ“ŒKeterlambatan penyampaian laporan
keuangan menjadi salah satu indikasi bahwa " perusahaan mengalami audit delay yang panjang, karena sebelum laporan keuangan dipublikasi harus terlebih dahulu diaudit".

✍️Penelitian yang dilakukan Che-Ahmad (2012) menguji tentang penerapan IFRS, dimana hasilnya menyebutkan bahwa "penerapan IFRS di Malaysia memperpanjang audit delay yang
dialami perusahaan ".
Karena kompleksitas IFRS menyebabkan waktu yang dibutuhkan auditor untuk mengaudit laporan keuangan menjadi relatif lebih lama.

✍️" Audit delay dapat mempengaruhi ketepat waktuan penyampaian laporan keuangan yang berpengaruh terhadap tingkat ketidakpastian yang berdasar pada informasi dari publikasi tersebut (Kartika, 2009).

✍️" Keterlambatan publikasi laporan keuangan dapat mengindikasikan adanya masalah dalam laporan keuangan perusahaan, sehingga memerlukan waktu yang lebih lama dalam penyelesaian audit (Febrianty, 2011)

✍️Marsono (2013) yang menyatakan bahwa semakin banyak anggota komite audit maka audit delay yang dialami semakin pendek.

Bagaimana sih susunan dari Struktur Organisasi berdasarkan sistem kepemilikan saham?

#Ekonomi#IlmuManagament#LaporanKeuangan#StrukturOrganisasiPerusahaan

Laporan Keuangan dan Struktur Organisasi

πŸ“Œ" Laporan keuangan adalah catatan informasi perusahaan yang berisi data-data keuangan suatu perusahaan pada periode tertentu".

πŸ‘‰" Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus mengungkap fakta yang sebenarnya".

πŸ“Œ" Perusahaan harus memenuhi karakteristik kualitatif informasi akuntansi dalam informasi akuntansi yang dibuat".

✍️" Informasi akuntansi tersebut harus relevance, objectivity, dan reability "(Jama’an, 2008).

✍️" Perusahaan-perusahaan berskala kecil hingga besar, banyak menyajikan informasi keuangan dengan integritas yang  rendah, dimana informasi disajikan bias dan tidak sesuai bagi beberapa pihak pengguna
laporan keuangan" (Astria, 2011).

✍️Kasus Enron menggambarkan fenomena skandal manipulasi keuntungan yang melibatkan pihak internal perusahaan (Oktadella, 2011).

✍️Ningrum (2012) menyatakan bahwa hal tersebut menunjukkan bentuk kegagalan dalam pelaporan yang diindikasikan dengan kegagalan dalam integritas laporan keuangan dalam pemenuh informasi.

✍️Statement of Financial Accounting Concept (SFAC) No. 2 menjelaskan bahwa
" integritas informasi laporan keuangan adalah kondisi dimana informasi dalam laporan keuangan disajikan secara wajar dan tidak bias secara jujur menyajikan apa yang dimaksudkan untuk dinyatakan".

✍️" Integritas laporan keuangan diproksi dengan dua pengukuran, yaitu ✔️konservatisme dan
✔️manajemen laba.

✍️Menurut Astria (2011) struktur organisasi perusahaan adalah
" konsep yang dibuat guna meningkatkan kinerja perusahaan melalui supervisi berkala terhadap kinerja perusahaan dan
menjamin akuntabilitas kerja manajemen".

πŸ‘‰Struktur organisasi perusahaan diharuskan memiliki komite audit yang dapat membantu dewan komisaris dan dewan direksi dalam menjalankan tugas, fungsi dan tanggung jawab.

✍️Turley dan Zaman (2004) menunjukkan adanya pengaruh antara eksistensi komite audit terhadap kualitas laporan keuangan dan kinerja manajemen perusahaan.

✍️Pemerintah Indonesia berupaya melindungi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan membuat peraturan pembentukan dewan komisaris independen dan komite audit pada bulan Juli 2001 (Perwirasari, 2012).

✍️Beasley (1996) dan Evans et al. (2002) menunjukkan bahwa
" tidak ada pengaruh anatara dewan
komisaris independen ataupun internal perusahaan dengan kinerja".

πŸ“ŒGood corporate governance (GCG), keberadaan komisaris independen dan dewan direksi diharapkan mampu menyeimbangkan proses pengambilan keputusan terutama dalam integritas informasi dalam laporan keuangan.

✍️Komisaris independen dan dewan direksi memiliki peran penting dalam mekanisme tata kelola perusahaan yaitu
" untuk menetukan kebijakan yang akan dijalankan perusahaan serta perlindungan terhadap pihak investor dalam jangka pendek ataupun jangka panjang (Aji, 2012).

✍️Yermarck (1996) memperoleh hasil bahwa "dewan direksi tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan sehingga secara umum tidak berpengaruh juga terhadap integritas laporan keuangan".

✍️Kepemilikan institusional dan kepemilikan manajemen dalam perusahaan merupakan
" struktur kepemilikan yang berfungsi melihat kewajaran laporan keuangan yang
dipublikasikan oleh perusahaan"(Leo,2012).

✍️" Kepemilikan institusional merupakan persentase jumlah saham pada akhir periode akuntansi yang dimiliki oleh pihak eksternal, seperti :
lembaga, perusahaan, asuransi, bank atau institusi lain " (Bukhori, 2012).

✍️Tindakan monitoring yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dan pihak pemegang saham insitusional lainnya untuk dapat membatasi perilaku para manajer dalam pengendalian dan pengambilan keputusan
(Cornet et al., 2006).

✍️ Beiner et al. (2003) menegaskan bahwa "untuk memperbaiki tata kelola perusahaan dengan meyakinkan bahwa perusahaan memiliki satu atau lebih pemegang saham besar".

 ✍️Solomon dan Solomon (2004) menyatakan bahwa
" pengaruh pemegang saham institusional terhadap manajemen perusahaan dapat menjadi sangat penting serta dapat digunakan untuk menyelaraskan kepentingan manajemen dengan para pemegang saham".

✍️Kepemilikan manajemen adalah persentase saham yang dimiliki oleh pihak internal
perusahaan (Arief dan Bambang, 2007).

✍️Jensen dan Meckling (1976) menyatakan bahwa
" kepemilikan saham oleh manajemen dapat membantu menyatukan kepentingan antara pihak internal perusahaan dan penanam modal".

πŸ‘‰Semakin baik kinerja perusahaan tersebut maka akan meningkatkan proporsi kepemilikan saham manajemen.

✍️Hermalin (1991) bahwa semakin besar persentase kepemilikan manajemen akan
menurunkan keintegritasan laporan keuangan.

✍️ Jama’an (2008) menemukan bahwa dengan adanya kepemilikan saham oleh pihak internal perusahaan menjadi cara untuk memperkecil permasalahan agensi dengan menyeimbangkan kepentingan manajer dengan penanam modal.

Sebenarnya apa sih guna APBD?

#Ekonomi#IlmuManagament#APBD#Anggaran#Akutansi

APBD

✍️ Pemerintah daerah (Pemda) mempunyai "hak dan kewenangan untuk menggunakan sumber-sumber keuangan yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan atas aspirasi masyarakat".
(UU Nomor 22 Tahun 1999 kemudian direvisi menjadi UU Nomor 32 Tahun 2004)

πŸ‘‰Daerah diberi kewenangan yang luas untuk " mengurus keuangan sendiri dengan ketentuan yang telah di atur pemerintah pusat".

✍️UU tersebut memberikan penegasan bahwa " daerah memiliki kewenangan untuk menentukan alokasi sumber daya ke dalam anggaran belanja dengan menganut asas kepatutan, kebutuhan dan kemampuan daerah".

πŸ‘‰" Kewenangan itulah merupakan bagian dari kebijakan otonomi daerah (Otda)".

πŸ‘‰Otonomi daerah bertujuan untuk "mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, mengurangi kesenjangan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih efesien dan dependensif terhadap kebutuhan, potensi maupun karateristik dan kebutuhan masyarakat di daerah".

πŸ‘‰"Pemerintah Daerah bersama-sama DPRD terlebih dahulu menentukan kebijakan umum tentang APBD sebagai pedoman dalam pengalokasian sumber daya".

πŸ‘‰"Pengalokasian sumber daya ke dalam anggaran belanja modal merupakan sebuah proses yang sarat dengan kepentingan".

πŸ‘‰" Anggaran ini sebenarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana dan prasarana umum yang disediakan oleh pemerintah".

✍️" Namun, dengan adanya kepentingan politik dari lembaga legislatif yang terlibat dalam penyusunan proses anggaran, terkadang menyebabkan alokasi belanja modal sering tidak efektif dalam menyelesaikan masalah di tengah-tengah masyarakat " (Keefer dan Khemani, 2003).

πŸ“Œ" Peningkatan alokasi belanja modal dalam bentuk aset tetap yang meliputi infrastruktur, peralatan, sarana dan prasarana sangat penting untuk meningkatkan produktivitas perekonomian".

Kenapa ?

πŸ‘‰Karena semakin tinggi belanja modal semakin tinggi pula produktivitas
perekonomian.

✍️Oleh karena itu, adanya otonomi daerah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi suatu daerah karena memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah untuk membuat rencana keuangannya sendiri dan membuat kebijakan-kebijakan strategis yang dapat mempengaruhi pada kemajuan daerahnya (Kuncoro, 2004).

πŸ‘‰" Kemajuan daerah sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dan jumlah pendapatan daerah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat".

πŸ“Œ" Indikator kesejahteraan pada suatu daerah dipengaruhi oleh jumlah pendapatan daerah, besarnya pertumbuhan ekonomi dan kemajuan pembangunan daerah".

πŸ‘‰" Pembangunan ekonomi ini ditandai dengan meningkatnya produktivitas dan meningkatnya pendapatan per kapita penduduk sehingga terjadi perbaikan
kesejahteraan bagi masyarakat".

πŸ“Œ" Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu sumber utama pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai
dengan peraturan perundang-undangan" .

✍️Adanya Dana Alokasi Umum (DAU)
dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang merupakan dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan
(Syukri & Didiharyono, 2018).

πŸ‘‰" Pemerintah Daerah harusnya mengalokasikan dana dalam bentuk anggaran belanja modal dalam APBD untuk menambah aset tetap".

πŸ“Œ" Alokasi belanja penerimaan pemerintah hendaknya lebih banyak untuk program-program layanan publik".

Apa sih Pengaruh Experiential Marketing terhadap Loyalitas pada Perusahaan?

#Ekonomi#IlmuManagament#LoyalitasPelanggan#ExperientialMarketing

Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Loyalitas

✍️ Reymond Setia budi Hadiwidjaja dan Diah Dharmayanti Tahun 2015 menyatakan bahwa
" experiential marketing memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan".

πŸ‘‰ Begitu pula experiential marketing terhadap loyalitas pelanggan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan" .

πŸ“Œ Sedangkan variabel kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan juga terdapat pengaruh positif dan signifikan.

πŸ‘‰ Jadi ketika tingkat kepuasan pelanggan semakin tinggi, maka loyalitas pelanggan starbucks coffee juga semakin tinggi pula.

✍️ Dita Prasetya Tahun 2015
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
 " experiential marketing berpengaruh
signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan kualitas pelayanan berpengaruh
signifikan terhadap kepuasan pelanggan".

πŸ‘‰ Untuk variabel experiential marketing
tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas, sedangkan untuk experiential marketing berpengaruh signifikan.

✍️  Lee, Hsiao, dan Yang pada tahun 2010
" Dengan menggunakan alat analisis convenient sampling, demographic variabels, factor analysis, reliability analysis, T-test, dan multiple regression analysis mereka menemukan ada 4 tipe pelanggan".

πŸ‘‰Penelitian tersebut menyebutkan bahwa experiential marketing memiliki pengaruh yang positif terhadap kepuasan pelanggan.

πŸ‘‰ Kualitas pelayanan secara parsial memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan.

πŸ“ŒKepuasan pelanggan memiliki pengaruh yang positif terhadap loyalitas pelanggan.

πŸ“ŒKualitas pelayanan memiliki pengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan.

  

Sudah tau kah apa itu Experiential Marketing?

#Ekonomi#IlmuManagament#PerlakuKonsumen#Pemasaran#Marketing

Perilaku Konsumen dan Experiential Marketing

✍️ Menurut Dharmmesta, Hou, dan Agung dalam Karnani (2000)
" perilaku konsumen wanita abad 21 akan semakin mengalami perkembangan,
hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
✔️Angkatan kerja dengan pendidikan
yanglebih tinggi yang menyebabkan daya beli lebih tinggi,

✔️Akses informasi yang lebih banyak dan mudah sehingga membentuk wawasan yang lebih kaya,

 ✔️ Karir yangmembentuk perilaku beli berorientasi pada tempat kerja dan kepraktisan, serta

✔️ Kehidupan kosmopolitan yang membentuk perilaku mengikuti gaya barat
atauinternasional.

✍️ Dharmmesta dalam Karnani (2000)
salah satu orientasi gaya hidup dimasa depan adalah adanya kecenderungan untuk meningkatkan diri secara fisik atau ingin berpenampilan yang lebih baik.

✍️ Kotler dan Keller (2012:138) Loyalitas adalah komitmen yang dipegang secara
mendalam untuk membeli atau mendukung kembali produk atau jasa yang disukai di masa depan meski pengaruh situasi dan usaha pemasaran berpotensi menyebabkan pelanggan beralih.

πŸ“ŒAda berbagai strategi yang bisa dipakai untuk menyikapi perubahan yang terjadi
di pasar demi mempertahankan loyalitas konsumen.

πŸ‘‰Salah satunya adalah dengan menggunakan Experiential marketing.

πŸ‘‰Experiential marketing adalah untuk membangun hubungan yang langgeng dengan pelanggan.

✍️Hal ini juga diperkuat pendapat
 (Schmitt dalam Hermawan Kertajaya 2006) " dimana experiential marketing dapat dihadirkan melalui lima unsur yaitu
sense, feel, think, act, dan relate ".

πŸ‘‰Experiential marketing harus dipastikan mampu memberikan hubungan yang
signifikan dengan loyalitas konsumen.

✍️Schmitt (1999) menyatakan bahwa "experience adalah pengalaman dari peristiwa pribadi yang terjadi sebagai tanggapan atas beberapa stimulus atau ransangan" .

✍️Experiential marketing menurut
Schmitt (1999) adalah cara untuk menciptakan pengalaman yang akan dirasakan oleh pelanggan ketika menggunakan produk atau jasa melalui ✔️panca indera (sense),
✔️ pengalaman efektif (feel),
✔️pengalaman berpikir secara
kreatif (think),
✔️ pengalaman pelanggan yang berhubungan dengan tubuh secara fisik,
✔️dengan perilaku dan gaya hidup, serta ✔️ dengan pengalaman – pengalaman sebagai hasil dari interaksi dengan orang lain (act),
✔️ juga menciptakan pengalaman yang terhubung dengan keadaan sosial,
✔️ gaya hidup, dan
✔️ budaya yang dapat merefleksikan merek tersebut yang merupakan pengembangan dari sense, feel, think, dan act (relate)(Schmitt,1999).

πŸ‘‰Experiential marketing adalah pengembangan dari strategi pemasaran tradisional.

✍️Perkembangan experiential marketing dipengaruhi oleh faktor teknologi informasi dan komunikasi (Schmitt, 1999).

✍️Perbedaan antara pemasaran tradisional dan pemasaran berbasis experiential dideskripsikan melalui karakteristik utama dari experiential marketing yang diadaptasi dari pendapat Schmitt (1999) sebagai berikut :
✔️ Fokus pada pengalaman pelanggan.
" Pengalaman terjadi ketika seseorang berjumpa dengan suatu situasi.

πŸ‘‰Pengalaman merupakan stimulasi terhadap panca indera,perasaan, dan pikiran seseorang.

πŸ“ŒMaka, pengalaman memberikan nilai sensorik, emosional, kognitif, perilaku, dan relasional yang menggantikan nilai fungsional.

✔️ Situasi konsumsi sebagai pengalaman Holistik.

πŸ‘‰" Fokus pada produk apa yang sesuai dengan situasi konsumsenserta bagaimana
produk, kemasan, dan media komunikasi dapatmeningkatkan pengalaman pelanggan".

πŸ“ŒSehingga dapat disimpulkan.bahwa
" periode pasca pembelian merupakan hal yang terpenting dalam experiential marketing.

✔️ Memahami pendorong rasional dan emosional pelanggan.
πŸ‘‰" Pelanggan tidak hanya dimotivasi oleh pemikiran rasionaldalam pengambilan
keputusan pembelian, tetapi juga dipengaruhi olehemosi karena pelanggan ingin mendapatkan pengalaman yang menyenangkan" .

Dimensi Experiential Marketing
✔️ Sense
πŸ‘‰" Sense adalah usaha penciptaan suatu pengalaman yang berkaitan dengan panca indera melalui penglihatan, suara, sentuhan, rasa, dan bau" .

πŸ“Œ" Sense marketing digunakan untuk membedakan perusahaan dan produk, memotivasi pelanggan, serta memberikan nilai tambah bagi produk" .

πŸ‘‰" Kunci sukses dalam menciptakan pengalaman panca indera (sense) adalah dengan menjamin konsistensi dan menciptakan keragaman" .

✔️ Feel
✍️" Perusahaan menggunakan strategi feel experience untuk memberikan pengaruh merek kepada pelanggan melalui komunikasi (iklan), iklan yang bersifat feel good digunakan merangsan emosional pelanggan dengan produk atau jasa dan memberikan stimulus kepada pelanggan untuk bereaksi terhadap iklan atau pesan tersebut, produk (identitas, kemasan, dan isi), lingkungan, web-sites, atau orang-orang yang menawarkan produk"
 (Schmitt, 1999)

✍️ Feel experience pada.tingkat yang lebih tinggi adalah affective experience yang menggerakkan stimulus emotion dan moods (Schmitt, 1999).

✔️ Think
πŸ‘‰" Think membuat pelanggan melakukan interaksi secara creativedan cognitive".

πŸ“ŒTujuan dari strategi think adalah untuk mendorongpelanggan sehingga tertarik dan berpikir secara kreatif (Schmitt,1999).

✔️ Act
✍️" Act experience didesain untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang
berhubungan dengan tubuh secara fisik, pada perilaku dan gaya hidup jangka panjang serta pengalaman-pengalaman yangterjadi sebagai hasil dari interaksi dengan orang lain (Schmitt, 1999).

✔️ Relate
πŸ‘‰" Relate experience bertujuan untuk menghubungkan pelanggantersebut dengan budaya dan lingkungan sosial (masyarakat)" .

 ✍️Relate ditujukan untuk membentuk self
improvement, status socio economic,dan image (Schmitt, 1999)

πŸ“ŒKualitas pelayanan adalah salah satu faktor pembentuk loyalitas pelanggan.

πŸ‘‰Apabila kualitas yang diberikan kepada pelanggan baik, maka fokus perusahaan untuk menguasai pasar akan terwujud.

πŸ“ŒKualitas pelayanan sering diartikan sebagai perbandingan antara layanan yang diharapkan dengan layanan yang diterima
secaranyata.

✍️Layanan (service) adalah sebuah kegiatan, manfaat, atau kepuasan untuk diberikan yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun (Kotler dan Amstrong, 2012).

✍️Parasuraman (2001:26) mengemukakan "konsep kualitas layanan yang berkaitan dengan kepuasan ditentukan oleh lima unsur yang biasa dikenal dengan istilah kualitas layanan “RATER” (responsiveness, assurance, tangible, empathy dan reliability)".

πŸ‘‰" Konsep kualitas layanan RATER intinya adalah
" membentuk sikap dan perilaku dari pengembang pelayanan untuk memberikan bentuk pelayanan yang kuat dan mendasar, agar mendapat penilaian sesuai dengan kualitas layanan yang diterima.

πŸ‘‰Konsep RATER adalah sebagai berikut :

✔️ Responsiveness
πŸ‘‰" Indikator untuk mengetahui seberapa baik perusahaan berupayauntuk
membantu dan memberikan jasa yang cepat kepadapelanggan" .

✔️ Assurance
πŸ‘‰" Indikator untuk mengetahui seberapa baik pengetahuan,keramahan, dan
kemampuan para pekerja melakukan tugas secaraspontan dan menjamin kinerja
yang baik sehingga menimbulkan kepercayaan dan keyakinan pelanggan".

✔️ Tangible
πŸ‘‰" Indikator untuk mengetahui seberapa baik penampilan fisik yang dapat diandalkan".

✔️ Empathy
πŸ‘‰Indikator untuk mengetahui seberapa baik perusahaan memahami keinginan pelanggan dan memberikan sentuhan/ perhatian secara ikhlas kepada setiap pelanggan.

✔️ Reliability
πŸ‘‰Indikator untuk mengetahui seberapa baik kemampuan untuk memberikan jasa sesuai dengan yang dijanjikan dengan akurat danterpercaya sesuai harapan pelanggan.

✍️Loyalitas menurut Kotler dan Keller (2012) adalah
" komitmen untuk membeli kembali atau mendukung kembali produk atau jasa yang disukai pada masa yang akandatang".

✍️Milligan dan Smith dalam Obonyo (2011) menuturkan bahwa loyalitas memiliki
3 dimensi yaitu:

✔️ Behavioral loyalty
πŸ‘‰" Behavioral loyalty diukur berdasarkan frekuensi pembelian dari produk dan servis yang diberikan oleh perusahaan" .

✔️ Attitudinal loyalty
πŸ‘‰" Attitudinal loyalty diukur berdasarkan pembelian ulang yang dilakukan oleh
pelanggan".

✔️ Cognitive loyalty
πŸ‘‰"Cognitive loyalty diukur berdasarkan pemikiran pelanggan terhadap produk".

Apa fungsi menyusun Anggaran pada sebuah Perusahaan?

#Ekonomi#IlmuManagament#Anggaran#BiayaOperasional

Anggaran dan Biaya Oeprasional

✍️Menurut Hasibuan (Soetrisno (2010, h.12-13) menyatakan
" teori harapan (expectancy), adalah suatu kesempatan yang diberikan akan terjadi karena perilaku".

πŸ‘‰" Harapan nol menunjukkan bahwa
" tidak ada kemungkinan sesuatu hasil akan muncul sesudah perilaku atau tindakan tertentu dilakukan".

πŸ‘‰"Harapan positif satu menunujukkan kepastian bahwa
" hasil tertentu akan muncul mengikuti suatu tindakan atau perilaku yang telah dilakukan".

πŸ‘‰ Jadi, teori harapan (expectancy) dapat merubah perilaku individu agar lebih baik.
Sehingga dalam proses penggaran mempengaruhi harapan atas outcome yang akan diterima.

✍️Menurut Rudianto (2009, h.3) menyatakan bahwa
“Anggaran adalah rencana kerja organisasi di masa mendatang yang diwujudkan dalam bentuk kuantitatif , formal, dan sistematis”.

✍️Menurut Munandar (2007,h.23), menyatakan bahwa :
“Biaya adalah suatu kontra prestasi yang diberikan oleh perusahaan atas sesuatu yang telah diterimanya dari pihak lain, atau atas jasa-jasa yang telah diterimanya dari pihak lain.”

✍️Menurut Munandar (2007, h. 19) penyusunan anggaran biaya operasional yang lazim terjadi pada suatu perusahaan adalah mencakup anggaran berikut:

✔️ Anggaran Biaya Tetap (Fixed Cost Budgeting),

✔️ Anggaran Biaya Variabel (Variable Cost
Budgeting),

✔️ Anggaran Biaya Semi-Variabel.

πŸ“ŒKinerja keuangan merupakan indikator untuk menilai baik atau buruknya pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.

πŸ“ŒManajemen dapat berinteraksi dengan lingkungan intern maupun ekstern melalui informasi.

✍️Informasi tersebut lebih lanjut dituangkan atau dirangkum dalam laporan keuangan perusahaan (Pratiwi, 2008).

✍️Menurut Kasmir (2010, h.7), menyatakan bahwa :“Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu perode tertentu” .

πŸ‘‰" Setiap perusahaan berupaya seoptimal mungkin mencapai tujuan yang telah mereka rencanakan, baik itu tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang" .

πŸ‘‰" Dalam kegiatan perusahaan, semua bagian seperti pemasaran, operasional, sumber daya manusia, dan keuangan akan menjadi satu kesatuan kerja yang harus saling mendukung dalam proses pencapaian tujuan" .

πŸ‘‰" Perusahaan akan merencanakan dan mengendalikan hal-hal apa saja yang dianggap penting dalam proses pencapaian tujuan" .

πŸ‘‰" Salah satu elemen yang dianggap penting perencanaan dan pengendalian perusahaan adalah anggaran".

πŸ‘‰" Anggaran oleh banyak perusahaaan diyakini dapat meningkatkan kinerja perusahaan".

πŸ‘‰" Anggaran merupakan suatu rencana terperinci untuk dimasa yang akan datang dan dinyatakan dalam ukuran kuantitatif".

πŸ‘‰Oleh karena itu, peranan anggaran bagi perusahaan sangat lah penting sebagai bentuk awal perencanaan perusahaan dimana tidak hanya dianggap sebagai penunjang kegiatan operasional perusahaan saja.

πŸ‘‰Tetapi digunakan juga sebagai tolak ukur dalam mencapai keberhasilan usaha-usaha yang telah digariskan sebelumnya .

✍️Ni Made Suari Ardiani dkk (2013)
dengan judul Pengaruh Penarapan Akuntansi Pertanggungjawaban Terhadap Efektivitas Pengendalian Biaya.
Hasil dari penelitian berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengedalian biaya.

Wednesday, 27 November 2019

Penting enggak sih Network dalam kewirausahawan?

#Ekonomi#IlmuManagament#Entrepener#Kewirausahawan

Entrepreneur dan Network

πŸ‘‰ " Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan penelitian mengenai entrepreneurship maka entreprenurship adalah
 “…the attempt to create value through recognition of business opportunity, the management of risk-taking  appropriate to the opportunity and through the communicative and management skills to mobilize human, financial and material resources neccessary to bring a project fruition”.


✍️ Hisrich, Peters dan Sheperd (2010:6) menambahkan,
“entrepreneurship is the process of creating something new with value by devoting the necessary time and effort; assuming the accompanying financial, psychic and social risks and uncertainties; and receiving the resulting rewards of monetary and personal satisfaction”.

" Sehingga tugas sebagai entrepreneur adalah melihat peluang, mengendalikan sumber daya manusia dan sumber daya alamnya untuk mencapai tujuan dan mengubah peluang yang ada menjadi sesuatu yang nyata (tangible)" .✔️

✍️ Bessant & Tidd (2007) merumuskan tingkatan atau tahap-tahap dalam merintis usaha baru, yaitu :

✔️Menilai peluang untuk rintisan usaha baru;
dengan melakukan menghasilkan, mengevaluasi konsep bisnis.

✔️Mengembangkan business plan dan memutuskan struktur usaha.

✔️Memperoleh sumber daya dan menemukan yang penting untuk diimplementasi; termasuk dukungan dari ahli-ahli dan partner yang potensial.

✔️Menumbuhkan dan panen usaha; bagaimana menciptakan dan mengintisarikan nilai-nilai dari bisnis.

πŸ“Œ " Semakin tidak sempurnanya pasar maka semakin besar opportunity".

πŸ“Œ "Semakin besar tingkat diskontinuitas dan kekacauan maka semakin besar opportunity".

πŸ“Œ "Semakin tidak konsistennya pelayanan dan kualitas, maka semakin
besar opportunity" .


✍️ Penelitian Zhang & Yang (2006: 166), Sidharta & Sidh (2013) serta Hadian et al., (2015) menyatakan bahwa,
"  terdapat korelasi antara opportunity dan entrepreneurial intention yang berpengaruh secara signifikan positif.
Hal tersebut menunjukkan bahwa orang-orang tidak akan memiliki entrepreneurial intention sebelum mereka menyadari sebuah opportunity" .

✍️ Menurut Awais ahmad tipu & Arain (2010: 538),
"  networking adalah suatu kegiatan yang berorientasi pada pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam membangun dan mengelola hubungan pribadi dengan individu tertentu dalam lingkungan mereka" .

✍️ " Networks secara prinsip bergantung pada kontak secara interpersonal yang dibentuk dalam berbagai cara (Large et al, 2007)" .


✍️ " Kualitas diukur oleh kemampuan anggota network untuk memberikan informasi yang kaya.
Semakin besar keanekaragaman".

✍️ (Aldrich & Zimmer, 1986),
" semakin banyak network yang berisi ahli daripada rekan-rekan yang terhubung."

✍️ (Large et al, 2007), dan semakin banyak saluran informasi yang ditawarkan, maka entrepreneurial team akan menyerap informasi lebih baik lagi dan kualitas network semakin kuat.


✍️ Premaratne (2002: 108) telah mengidentifikasi tiga aspek dari network dan networking, yaitu :

✔️ Determinants (hal yang menentukan). πŸ‘‰ Determinants dalam usaha skala kecil,
yaitu sosial, komunikasi, bisnis dan moral;

✔️ Link (penghubung).
πŸ‘‰Link diantara hubungan, yaitu formal-informal, voluntary-compulsory (sukarela-wajib) dan secara langsung-tidak langsung,

✔️ Objectives (tujuan).
πŸ‘‰ Objectives dari networking tersebut bergantung dari usaha yang dijalankan.

✍️ Premaratne (2002: 109) pada Gambar diatas, elemen-elemen network dijelaskan dalam uraian sebagai berikut :

✔️ The Determinants
πŸ‘‰ Determinants dibagi menjadi empat, yaitu: social, communication,
business dan moral.

πŸ“Œ " Social networks dibentuk melalui teman, keluarga dan kenalan-kenalan baru" .

πŸ“Œ " Social networks dapat dibentuk melalui event-event yang diselenggarakan BCCF, pelatihan-pelatihan, partisipasi komunitas dalam sebuah program/events ".

πŸ“Œ " Social networks tersebut untuk membentuk interaksi antar individu dan membuka opportunity untuk communication" .

✔️Links
πŸ‘‰ Links merupakan salah satu faktor yang menjelaskan struktur network, terdiri dari: formal dan informal, direct dan indirect, compulsory dan voluntary.

✔️Objectives
πŸ‘‰ Dari keseluruhan tujuan yang ada, tujuan yang paling utama adalah information.

πŸ“Œ " Tanpa informasi, ketersediaan potensi-potensi dan opportunity tidak akan terungkap " .

πŸ“Œ " Selain itu, memperkaya pengetahuan (knowledge) merupakan tujuan yang penting juga" .

πŸ“Œ " Ketika komunitas- komunitas saling terhubung dan semakin banyak informasi mengalir, maka penambahan pengetahuan akan semakin luas" .

πŸ“Œ" Mendapatkan timbal balik (feedback) dari eksternal juga merupakan salah satu tujuan dari networking" .

Premaratne (2002: 133) menggolongkan network menjadi tiga jenis, yaitu:
✔️social network;
✔️ business-focused network; dan ✔️strategic network.

✍️  (Preamaratne, 2002: 133) menyatakan bahwa terdapat tiga tahap, yaitu:

✔️ tahap entrepreneur mengidentifikasi opportunity dan pengembangan ide;

✔️ tahap start-up bisnis; dan

✔️ tahap bisnis yang sedang
berlangsung.

✍️ Operasional variabel dalam penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut;

1. Networking
✍️ "  Kemampuan entrepreneur dalam membangun dan mengembangkan jaringan dan kemampuan interpersonal yang
sangat baik, dan dapat merasakan opportunity bisnis"  (Abdullah et al., 2009)

2) Social networking
✍️ " Social Networking  yang terbentuk menyediakan informasi, dukungan, kontak dan kredibilitas bagi entrepreneur " (Premaratne, 2002)

3) Anggota dan peran individu
✍️ " Anggota dan Peran Individu  dalam networks dapat berubah-ubah ".(Premaratne, 2002)

4) Faktanya, pengusaha mendapatkan manfaat-manfaat dari hubungan network melalui berbagai cara (Larson dalam Premaratne, 2002)

Seperti apa Pemimpin Kewirausahawan?

#Ekonomi#IlmuManagament#Kewirausahawan#Entrepeuner

Pemimpin Kewirausahawan

πŸ“Œ " Para pemimpin kewirausahaan social dikenal dengan sebutan social entrepreneur atau wirausahawan social".

✍️ Wirausahawan sosial adalah individu dengan solusi inovatif untuk menyelesaikan masalah yang paling mendesak di lingkungan masyarakat. Menurut Bornstein (2004)

πŸ‘‰ “Pengusaha social adalah orang- orang dengan ide-ide baru untuk mengatasi masalah utama yang tak kenal lelah dalam mengejar visi mereka, yang tidak akan menyerah sampai mereka telah menyebar ide￾ide mereka sejauh mereka bisa.”

✍️ Komponen-komponen penting dalam kewirausahaan social (Noruzi, dkk, 2010):
✔️ Respon untuk kegagalan pasar Wirausahawan social tidak berorientasi pada permintaan pasar.

πŸ‘‰ " Pasar tidak bekerja dengan baik untuk keberlangsungan penguaha social. Karena pasar tidak dapat mentolerir unsure- unsur yang penting bagi kewirausahaan social".

✔️ Inovasi Transformatif Kewirausahaan menempatkan inovasi transformative mereka kedalam praktik.

πŸ‘‰ " Kewirauahaan social tersebut dapat berupa usaha kecil masyarakat, koperasi, LSM yang menggunakan strategi bisnisnya untuk menghasilkan pendapatan dimana usaha yang dilakukan didorong oleh keinginan mereka untuk membawa perubahan sosial atau lingkungan yang berkelanjutan".

✔️ Kesinambungan Keuangan Kesinambungan keuangan disini dimaksudkan sebagai cara yang digunakan untuk merancang pemasukan kas atau pendapatan organisasi.

πŸ‘‰ " Intinya adalah inovai yang dilakukan oleh sebuah organisasi nirlaba dengan mempraktikkan kewirausahaan sosial atau dengan kata lain bagaimana sebuah organisasi mampu mengelola kontribusi donor secara efektif, invetasi dalam usaha - usaha sosial yang menghasilkan pendapatan untuk mempertahankan diri".

πŸ“Œ "Wirausahawan sosial cenderung beroperasi dengan tujuan menciptakan nilai bagi masyarakat dan juga menghasilkan pendapatan".

πŸ‘‰ " Kewirausahaan sosial sangat bermanfaat bagi masyarakat miskin, umumnya dengan menyediakan sarana mata pencaharian serta alternative untuk bekerja berdasarkan misi sosial dan semangat melayani$.

✍️ Berikut adalah beberapa kelebihan menjadi wirausaha menurut MSG, 2013 (dalam Wawan Dewanto dkk, 2013):

✔️ Modal Wirausaha sosial akan lebih mudah meningkatkan modal karena modal yang diinvetasikan adalah misi, kepercayaan dan etika, sehingga dalam pembangunan usaha tidak terlalu membutuhkan modal yang besar, terlebih disetiap Negara pasti terdapat insentif besar melalui kerjasama program pemerintah.

✔️ Pemasaran Pemasaran dan promosi untuk organisasi ini juga sangat mudah.
Karena untuk menghasilkan solusi dari permasalahan yang sedang ditangani, perusahaan bisa lebih mudah menarik orang-orang dengan menggunakan media sosial.

✔️ Sumber Daya Manusia Lebih Murah Dalam menentukan sumber daya manusia (SDM), perusahaan sosial lebih mudah untuk menggalang dukugan dari individu yang memiliki misi dan visi yang sama dan kesediaan menerima gaji yang lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan komersil lainnya.

✔️ Berfokus Pada Penyelesaian Masalah Perusahaan sosial memberikan pelayanan yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan individu atau masalah.

πŸ‘‰ " Sehingga penyelesaian yang ditawarkan juga akan langsug pada titik permasalahan".

✔️ Efektivitas Biaya Efektivitas biaya adalah keuntungan lain dari sebuah perusahaan sosial.

πŸ“Œ " Solusi yang ditawarkan oleh organisasi- organisasi ini baik dalam bentuk produk atau jasa yang masuk akal
dibandingkan dengan layanan yang disediakan oleh organisasi nirlaba". 

Apa itu Manajemen Stratejik?

#Ekonomi#IlmuManagament#ManajemenStratejik

Manajemen Stratejik dan Manajemen Operasional

πŸ‘‰ " Manajemen strajetejik dan manajemen operasional sangat dibutuhkan oleh  semua organisasi dalam berproses dan beraktivitas, karena tanpa keduanya, semua usaha dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan akan mengalami kegagalan, minimal tujuan itu tak akan tercapai secara maksimal".

✍️ Hani Handoko (1998: 6-7) memberikan tiga alasan utama mengapa manajemen itu
dibutuhkan dalam setiap organisasi, yaitu:

✔️ Untuk mencapai tujuan.
πŸ‘‰ " Dengan penerapan manajemen yang baik, maka pencapaian tujuan organisasi dan perorangan akan lebih mudah tercapai,
sebab dengan manajemen kegiatan organisasi diproses secara sistematis
mulai tahapan perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengontrolan, hingga penilaian".

✔️ Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan yang saling bertentangan.
πŸ‘‰ " Manajemen dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara berbagai
tujuan, sasaran, kegiatan pembagian tugas, pembiayaan dan lain-lain".

✔️ Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas.
πŸ‘‰ "  Suatu pekerjaan dan aktivitas
organisasi dapat diukur dengan berbagai pendekatan dan cara".

πŸ“Œ " Ukuran yang  umum dipakai adalah standar efisiensi dan efektivitas" .

πŸ‘‰ Maka urgensitas manajemen strategik dan manajemen operasional dalam
kerangka membangun suatu organisasi, perusahaan maupun lembaga menjadi
solid, mapan dan kuat di tengah terpaan berbagai tantangan, terutama persaingan
global.

πŸ‘‰ "  Dengan menggunakan Manajemen Strategik dan manajemen operasional,
sebagai suatu kerangka kerja (framework) untuk mencapai tujuan yang strategis yang telah ditetapkan organisasi atau perusahaan, terutama berkaitan dengan persaingan, maka para pimpinan/manajer diajak untuk berfikir secara strategik" .

✍️ Ada beberapa sifat yang selalu melekat pada Manajemen Strategik dan
manajemen operasional dalam pencapaian tujuan lembaga pendidikan, yaitu

✔️ Unified,
yaitu menyatukan seluruh unsur dalam organisasi, lembaga atau
perusahaan.

✔️Comprehensive,
 yaitu menyeluruh, mencakup seluruh aspek dalam
organisasi, lembaga atau perusahaan.

✔️Integrated,
yakni seluruh strategi menyatu dan cocok dengan keseluruhan  posisi dan tingkatan (Agustinus Sri Wahyudi, 1996: 16).

πŸ‘‰ "Lalu sejauh mana urgensitas dan manfaat bagi lembaga pendidikan, jika
dalam pencapaian suatu tujuan menerapkan manajemen strategik dan manajemen  operasional.

✍️ Agustinus Sri Wahyudi (1996: 16) memaparkan manfaat itu adalah:
✔️ Memberikan arah jangka panjang terhadap upaya pencapaian tujuan.
✔️ Membantu suatu lembaga pendidikan beradaptasi dengan berbagai
perubahan yang terjadi.
✔️ Membuat suatu lembaga pendidikan menjadi lebih efektif.
✔️Aktivitas pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan lembaga
pendidikan untuk mencegah munculnya masalah di masa datang.
✔️Keterlibatan para guru/staf/pegawai dalam menyusun strategi akan
mendongkrak motivasi mereka dalam pelaksanaannya.
✔️Pembagian tugas yang tumpang tindih akan terminimalisir.
✔️Keengganan dan kebosanan para guru/staf/pegawai dalam bekerja akan
hilang.

✍️ Salah satu contoh yang dapat dilakukan dalam implementasi manajemen strategik dan manajemen operasional di lembaga pendidikan khususnya lembaga pendidikan Islam seperti madrasah dan pondok pesantren adalah mencanangkan  empat program strategis, yaitu
 ✔️ Peningkatan mutu manajemen pendidikan,
 ✔️ Peningkatan kualitas pendidikan kepesantrenan dan tahfidz Alquran,
 ✔️Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan,
✔️ Program Perkampungan Bahasa (Arab dan Inggris),
✔️ Program ketrampilan hidup (life skill).

✍️ Menurut Drs. K.H. Thahir Syarkawi bahwa sasaran yang ingin dicapai dari strategi itu antara lain
 ✔️ terwujudnya pendidikan yang efektif yang ditopang tenaga kependidikan yang
memenuhi standar kompetensi;
✔️ santri menguasai pengetahuan keislaman dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,
✔️ santri dapat berbahasa dan berkomunikasi bahasa Arab dan Inggris secara aktif,
✔️santri memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar teknologi pertanian, peternakan dan konveksi (menjahit) dan lain-lain.

✍️ Menurut Salusu J. (1996: 498) ada lima hal yang perlu ditekankan dalam mengimplementasikan manajemen strategik dan manajemen operasional dalam meningkatkan mutu pendidikan di sebuah lembaga pendidikan, dalam
menghadapi tantangan global yaitu:
✔️ Peningkatan kualitas manajemen pendidikan
✔️ Peningkatan kualitas proses pembelajaran
✔️Peningkatan kualitas SDM tenaga kependidikan
✔️Membangun jaringan kerja(networking).

πŸ‘‰ "Manajemen strategik dan manajemen operasional harus dipandang sebagai proses untuk mendorong kemauan belajar dan bertindak, tidak semata-mata sebagai satu sistem formal untuk melakukan pengendalian. "

πŸ“Œ" Oleh karena itu, penggunaan dan pemanfaatan manjemen strategik dan manajemen operasional yang tepat dapat memberikan petunjuk bagaimana mengatasi masalah-masalah dan peluang di masa yang akan datang. Di samping itu akan dapat mempercepat pengambilan keputusan dan pelaksanaan teknisnya dengan lebih baik dan bermutu".

✍️Kegiatan-kegiatan apakah yang terdapat dalam penyusunan rencana
tahunan? Secara garis besar jenis kegiatan dan tahapannya dapat dilihat dalam
contoh kegiatan tahun 1990-an, meliputi sebagai berikut:
✔️Penyusunan kebijaksanaan umum
✔️ Penyusunan kebijaksanaan teknis
✔️Penyusunan rancangan penyesuaian kebijaksaan.
✔️Penyempurnaan program (Reprograming)
✔️ Penyusunan uraian kegiatan operasional proyek-proyek (UKOP).
✔️ Identifikasi proyek.
✔️Penyusunan Pra-DUP (Daftar Usulan Proyek).
✔️Penyusunan DUP Depdikbud.
✔️Pembahasan DUP, antara Depdikbud, Bappenas dan Departemen Keuangan
(cq.Direktorat Jendral Anggaran).
✔️ Penyusunan UKOP
✔️ Penyusunan Pra-DIP (Daftar Isian Proyek)
✔️Pembahasan Pra-DIP, antara Depdikdud, Bappenas dan Dirjen Anggaran.
✔️Penyempurnaan UKOP
✔️ Penyelesaian DIP dari konsep DIP yang telah disetujui (Fattah, 2008: 60-61)

πŸ“Œ "Perencanaan  operasional bisanya tidak mempergunakan pendekata integratif, seperti halnya  renstra".

✍️ " Oleh karena itu, beberapa kelemahan yang ditimbulkan dalam rencana ini,
antara lain
 ✔️satuan harga yang tidak pasti, karena sukar merancang harga yang pasti terutama hal-hal yang spesifik,
 ✔️ alat ukur sering berbeda-beda,
 ✔️ pekerjaan adakalanya tertunda, staf yang berhenti;
✔️ peranan dan konstribusi pemimpin terhadappencapaian tujuan jangka panjang tidak diukur.
Kesemua itu merupakan hambatan-hambatan sistema (Fattah, 2008: 58-59).

Masih kurang mengerti tentang Supply Chain?

#Ekonomi#IlmuManagament#SupplyChain#ManagamentOperation

Supply Chain Operation References

πŸ“Œ Untuk mengukur kinerja ranai pasok Indonesia dapat menggunakan model hierarki  Supply Chain OperationReferences (SCOR)  (Irfan, 2008; Wayyun, 2010; Jamehshooran,  2015).

✍️ Penerapan model SCOR dapat mengidentifikasi indicator kinerja rantai
pasok dengan menunjukan proses rantai pasok perusahaan, sehingga dapat dijadikan evaluasi dalam meningkatkan kinerja (Kurien, 2012; Ambe, 2014; Susanty, 2017)

πŸ‘‰" Untuk menyediakan produk murah serta
berkualitas baik, maka manajemen rantai
pasok menjadi kunci penentu keunggulan
bersaing perusahaan".

✍️ " Namun dalam pelaksanaannya, manajemen dihadapkan pada ketidakpastian permintaan, pasokan
(lead time pengiriman, harga, kualitas bahan baku, dan lain-lain), dan internal (kerusakan mesin, kinerja mesin yang tidak sempurna, kualitas produksi, dan lain-lain) dari berbagai pihak (Pujawan, 2005).

Mau jadi Entrepreneur? Kamu harus membuat konsep Kewirausahaan teman

#Ekonomi#IlmuManagament#KonsepKewirausahwan#Entrepuener

KONSEP KEWIRAUSAHAWAN


Konsep kewirausahaan social bertujuan untuk menciptakan dampak sebagai berikut (Jain, 2012):
✔️ Penciptaan nilai social dan
ekonomi
✔️Pekerjaan
✔️Inovasi / barang baru dan jasa
✔️ Modal social
✔️Promosi ekuitas

" Kewirausahaan sosial bekerja dengan mendefinisikan masalah sosial tertentu dan kemudian mengatur, membuat dan mengelola usaha sosial untuk mencapai perubahan yang diinginkan" .


" Pengelolaan terebut dicapai dengan
memadukan kegiatan social dan
berorientasi laba, mencapai swasembada, mengurangi ketergantungan pada sumbangan dan dana pemerintah, dan meningkatkan potensi memperluas pengiriman nilai social yang diusulkan" .

" Kewirausahaan soial bertujuan untuk
memberikan nilai sosial dengan
financial mandiri (Saifan, 2012)".

" Kewirauahaan sosial disebut juga
sebagai innovator atau agen perubahan dalam perekonomian" .

" Kewirausahaan sosial adalah konsep dimana pengusaha menyesuaikan kegiatan mereka dengan tujuan menciptakan nilai
social."

"  Seorang penguaha socialmenggabungkan gairah dari misi social dengan gambar disiplin bisnis seperti inovasi dan tekad (Dees, 2001)".

Terdapat empat faktor yang membuat konsep kewirausahaan social berbeda dengan konsep kewirausahaan secara umum (Saifan, 2012):
✔️Dorongan Misi: segala bentuk
kegiatan dan keputusan yang
dilakukan berdaarkan misi
melayani nilai social
✔️ Melakukan tindakan
kewirausahaan melalui kombinasi
karakteristik yang membedakan
mereka dari pengusaha lainnya
✔️Tindakan dan kegiatan dalam
organisasi berorientasi
kewirausahaan dengan
melakukan inovasi dan
keterbukaan
✔️ Organisasi mandiri secara
financial. Memiliki strategi dan
perencanaan untuk menghasilkan
pendapatan.

" Pelaku Kewirausahaan Sosial Wirausaha social adalah individu atau kelompok yang menciptakan perubahan bagi masyarakat dengan menangkap peluang yang hilang dan memperbaiki system melalui pendekatan-pendekatan baru dan menciptakan solusi untuk mengubah
masyarakat menjadi lebih baik" .

" Kewirausahaan sosial ditakdirkan untuk menjamah masyarakat yang tidak dijamah oleh kebijakan yang ada".

Delapan asumi dasar tentang sumber, tujuan, dan strategi wirausaha social (Noruzi, 2010):
✔️Wirausaha social tidak harus menjadi individu, mereka juga bisa menjadi kelompok-kelompok kecil atau tim individu, organisasi, jaringan bahkan komunitas yang bersatu untuk menciptakan perubahan.

✔️Wirausaha sosial membuat perubahan dalam skala besar dan berkelanjutan.

✔️ Kewirausahaan social dapat melibatkan ide, menggunakan pola atau tren yang terjadi di masyarakat untuk mengatasi
masalah social dengan dengan signifikan

✔️  Pengusaha sosial berada di dalam dan diantara semua sektor

✔️  Wirausaha sosial tidak perlu terlibat dalam usaha sosial atau menggunakan alat berbasis pasar untuk menjadi sukses.

✔️ Jumlah kewirausahaan sosial dapat sangat bervariasi di seluruh individu dan entitas.

✔️Intensitas kewirausahaan sosial dapat membawa perubahan dan tidak pasang urut dari waktu ke waktu.

✔️ Wirausaha sosial kadang-kadang
gagal, meskipun pada tingkat yang belum atau akan ditentukan.


Gregory Does (2001) mengungkapkan bahwa seorang wirausahawan sosial harus berperan sebagai agen perubahan.
Sebagai agen perubahan wirausaha sosial
harus memiliki beberapa kriteria berikut:

✔️ Mengadopsi misi untuk menciptakan dan mempertahankan nilai social (bukan hanya nilai pribadi)

✔️ Mengenali dan terus-meneru mengejar peluang baru untuk melayani misi tersebut

✔️ Terlibat dalam proses inovasi yang berkelanjutan, adaptasi, dan pembelajaran.

✔️ Bertindak dengan berani tanpa
dibatasi oleh sumber daya

✔️Menunjukkan akuntanbilitas dan penghargaan yang tinggi kepada konstituen yang dilayani dan untuk hasil yang diciptakan.

Apa sih itu Entrepreneur? Sebenarnya sama atau tidak dengan Kewirausahawan?

#Ekonomi#IlmuManagament#Entrepeuner#Wirausaha

Entrepreneur

πŸ‘‰ Kewirausahaan merupakan suatu proses dinamis untuk menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa serta kemakmuran.

✍️ Peter F.Drucker (1994) mendefinisikan kewirausahaan sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.

✍️ Thomas W. Zimmerer (1996;51) mengungkapkan bahwa kewirausahaan merupakan proses penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan mencari peluang yang dihadapi setiap orang dalam kehidupan sehari-hari.

πŸ‘‰ Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui pemikiran kreatif dan tindakan inovatif demi terciptanya peluang.

✍️ Thomas W.Zimmerer et al (2005) merumuskan manfaat berwirauaha sebagai berikut:
✔️ Memberi peluang dan kebebasan untuk mengendalikan nasib sendiri.

✔️ Memberi peluang melakukan
perubahan : Pebisnis menemukan cara untuk mengombinasikan wujud kepedulian mereka terhadap berbagai masalah ekonomi dan social dengan harapan akan menjalani kehidupan yang lebih baik

✔️ Memberi peluang untuk mencapai
potensi diri sepenuhnya : Memiliki usaha sendiri memberikan kekuasaan, kebangkitan spiritual dan membuat wirausaha mampu mengikuti minat atau hobinya sendiri.

✔️ Memiliki peluang untuk meraih keuntungan seoptimal mungkin

✔️ Memiliki peluang untuk berperan aktif dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usahanya

✔️ Memiliki peluang untuk melakukan sesuatu yang disukai dan menumbuhkan rasa senang dalam mengerjakannya

πŸ‘‰" Entrepreneur dalam menjalankan bisnisnya tidak lepas dari modal" .

πŸ“Œ Modal tidak selamanya identik dengan uang ataupun barang (tangible).
Sebuah ide sudah termasuk modal yang luar biasa karena ide merupakan modal utama yang akan membentuk dan mendukung modal lainnya.

✍️ Beberapa modal yang termasuk ke dalam
modal tidak berwujud (intangible) antara lain :

✔️ Modal Intelektual
Modal Intelektual didefinisikan sebagai kombinasi dari sumberdaya-sumberdaya intangible dan kegiatan-kegiatan yang membolehkan organisasi mentransformasi sebuah bundelan material, keuangan dan
sumberdaya manusia dalam sebuah kecakapan sistem untuk menciptakan stakeholder value (Cut Zurnali , 2008).

✔️ Modal Sosial dan Moral
Modal sosial dan moral yang dapat disebut sebagai suatu integritas merupakan suatu hal penting yang membentuk sebuah citra terhadap kepribadian Anda sebagai seorang wirausaha.

Pada saat menjalankan bisnis, ada etika
wirausaha yang tidak boleh Anda langgar.

✔️ Modal Mental
Mental wirausaha harus ditaman sejak dini. Karena modal mental merupakan kesiapan sejak dini kemudian diwujudkan dalam bentuk keberanian untuk menghadapi risiko dan tantangan.

πŸ‘‰ " Sebagai wirausaha, Anda harus berani menghadapi risiko.
Risiko disini berarti risiko yang telah diperhitungkan sebelumnya sehingga hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap risiko yang akan diambil" .

πŸ“Œ " Anda harus bisa belajar mengelola risiko dengan cara mentransfer berbagai risiko ke pihak lain seperti bank, investor, konsumen, pemasok dan sebagainya".

πŸ‘‰ " Inovasi tidak lepas dari dua kriteria utama yakni kebaruan (novelty) dan perbaikan (improvement)".

πŸ“Œ" Kebaruan disini tidak harus berupa menciptakan menciptakan ebuah produk baru tapi juga bisa pada sisi nilai guna, kondisi dan aplikasinya" .

πŸ‘‰ " Kriteria improvement disini dimaksudkan
pencarian alternative terbaik yang paling efisien dan efektif untuk sebuah proses maupun sebuah produk" .

✍️" Definisi lain dari inovasi juga mempertimbangkan adanya proses penciptaan produk yang incremental dan radical, kemudian ada juga yang mempertimbangkan adanya inovasi yang bisa disebarkan (Diffused Innovation) dan inovasi yang diadopsi (Adopted Innovation (Helltrom, 2004)" .

✍️ " Inovasi sosial menurut Mulgan et al (2007) adalah aktivitas dan pelayanan inovasi yang dilakukan untuk mencapai kebutuhan sosial yang biasanya dilakukan oleh sebagian besar organisasi yang tujuan utamanya adalah sosial ".

✍️Definisi lain tentang inovasi social oleh Standford Social Innovation Review (2008) adalah sebuah proses menemukan, menjamin dukungan dan mengimplementasikan solusi baru (novel solution), permasalahan social (social problem) yang ada di masyarakat dan menciptakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat (social need).

Tuesday, 26 November 2019

Sebenarnya apa saja sih yang termasuk dalam susunan Akuntan Sektor Publik?

#Ekonomi#IlmuManagament#SektorPublik#Akuntan

AKUTANSI SEKTOR PUBLIK

✍️ Dari sudut pandang ekonomi, sektor publik dapat dipahami sebagai suatu entitas yang aktivitasnya berhubungan dengan usaha untuk menghasilkan barang dan pelayanan publik dalam rangka memenuhi kebutuhan dan hak publik (Mardiasmo, 2002).

✍️ Sedangkan menurut Bastian (2001) akuntansi sektor publik adalah mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi Negara dan depertemen- departemen di
bawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun
pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta.

πŸ‘‰ Jadi," akuntansi sektor publik " memiliki kaitan yang erat dengan " penerapan dan
perlakuan akuntansi " pada domain publik, meliputi :
" badan-badan pemerintahan (pemerintah pusat dan daerah, serta unit kerja pemerintah), perusahaan milik Negara (BUMN dan BUMD), yayasan, organisasi politik dan organisasi massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), universitas, dan organisasi nirlaba lainnya" .

✍️ Terdapat tiga macam teknik akuntansi sektor publik, yaitu (Nordiawan dkk,
2006):
✔️Akuntansi Dana(Funds Accounting). Dalam akuntansi dana, sektor publik
membuat dana-dana (funds) dalam sistem akuntansinya.

πŸ‘‰ " Pemasukan yang dimiliki organisasi sektor publik kemudian diklasifikasikan ke dalam dana-dana tersebut sesuai dengan tujuan dan maksud tertentu.
Sistem dana ini dimaksudkan sebagai alat kontrol apakah suatu dana tertentu telah digunakan sesuai dengan tujuannya" .

✔️ Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting).
Akuntansi anggaran " mengacu "  pada praktik yang dilakukan oleh banyak "organisasi sektor publik" , khususnya pemerintah dalam upaya menyajikan akun-akun operasinya dengan menggunakan format yang sama dengan anggarannya.

πŸ‘‰  Tujuan praktik ini adalah untuk menekankan peranan anggaran dalam siklus perencanaan pengendalian pertanggung jawaban.

✔️Akuntansi Komitmen (Commitment Accounting).
 Akuntansi komitmen mengakui transaksi ketika organisasi telah memiliki komitmen untuk melaksanakan transaksi tersebut. Artinya, " transaksi diakui tidak diakui ketika ada penerimaan atau pengeluaran kas" , juga " bukan " pada saat faktur " diterima atau dikirimkan" , namun pada saat yang " lebih awal: yaitu " saat pesanan dibuat atau diterima" .

πŸ‘‰ Standar internasional akuntansi yang digunakan sebagai pedoman dalam praktik akuntansi di seluruh dunia adalah International Accounting Standard (IAS).
Standar ini dibentuk oleh International Accounting Standard Board (IASB).

✍️ Pada hakekatnya, tujuan dibentuknya dewan standar adalah untuk merumuskan dan menerbitkan " standar akuntansi" sehubungan dengan pelaporan keuangan dan mempromosikannya untuk bisa diterima secara luas di seluruh dunia, serta " bekerja untuk pengembangan dan harmonisasi standar "  dan " prosedur akuntansi sehubungan dengan pelaporan keuangan" . (Bac , 2005)

✍️  Jorge (2007) menyatakan pentingnya
harmonisasi internasional dalam Akuntansi Pemerintahan mencakup tiga poin:

✔️  Komparatif,
contohnya : negara-negara anggota European Union (EU) yang diharuskan menyajikan pelaporan keuangan untuk diperbandingkan antar anggota EU,

✔️ Menetapkan kualitas minimum laporan keuangan di seluruh dunia, khususnya
bagi negara berkembang dan negara dalam masa transisi, yaitu untuk mendukung perkembangan undang- undang akuntansi pemerintahannya,

✔️ Berkontribusi dalam penggunaan dan perkembangan pengetahuan akuntansi
pemerintahan.

πŸ“Œ " Organisasi sektor pubik juga tidak luput dari perhatian dalam praktik akuntansinya.
 Maka dari itu, International Federation of Accountants (IFAC) membentuk sebuah komite khusus, bernama “Public Sector Committee” .

πŸ‘‰ Komite ini bertugas menyusun International Public Sektor Accounting Standard (IPSAS),
yaitu suatu standar akuntansi untuk sektor publik yang berlaku secara internasional.

✍️ IPSAS disusun agar dapat digunakan oleh negara- negara dalam mengembangkan
atau merevisi standarnya, guna meningkatkan komparabilitas laporan keuangan organisasi sektor publik secara internasional (Nordiawan dkk, 2007).

✍️ Akuntansi basis akrual seperti telah disimpulkan oleh KSAP dari berbagai
sumber adalah suatu basis akuntansi di mana transaksi ekonomi dan peristiwa
lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya
transaksi tersebut, tanpa memperhatikan waktu kas atau setara kas diterima atau
dibayarkan (Memorandum Pembahasan Penerapan Basis Akrual dalam Akuntansi
Pemerintahan Indonesia, 2006).


πŸ‘‰ " IPSAS menyatakan terkait basis akrual sebagai berikut:
"  ...the transactions and events are recorded in the accounting records and recognized in the financial statements of the periods to which they relate. The elements recognized under accrual accounting are assets, liabilities, net assets/ equity, revenue and expenses."


πŸ‘‰ Sementara Financial Accounting Standard Board (FASB) juga memaparkan bahwa:
" Accrual accounting attempts to reflect the financial effects of transactions and other events and circumstances that have cash (or other) consequences for an entity’s resources and the claims to them in the periods in which they occur or arise."

 Dapat disimpulkan bawa,
" dalam akuntansi berbasis akrual, waktu pencatatan sesuai dengan saat terjadinya arus sumber daya sehingga dapat menyediakan informasi yang paling komprehensif karena seluruh arus sumber daya dicatat" . ✔️

πŸ‘‰ " Basis akrual secara nyata memiliki manfaat yang besar dalam menyajikan
informasi atas seluruh aktivitas yang terjadi."

 ✍️ Maka dari itu, Widjajarso (2009) memaparkan alasan penerapan basis akrual pada sektor pemerintahan, antara lain:

✔️ Akuntansi berbasis kas tidak menghasilkan informasi yang cukup, misalnya :
" informasi tentang hutang dan piutang untuk pengambilan keputusan ekonomi,
sehingga penggunaan basis akrual sangat disarankan".

✔️Hanya akuntansi berbasis akrual menyediakan informasi yang tepat untuk
menggambarkan biaya operasi yang sebenarnya.

✔️ Hanya akuntansi berbasis akrual yang dapat menghasilkan informasi yang
dapat diandalkan dalam informasi aset dan kewajiban.

✔️ Hanya akuntansi berbasis akrual yang menghasilkan informasi keuangan yang
komprehensif tentang pemerintah, misalnya penghapusan hutang yang tidak
ada pengaruhnya di laporan berbasis kas.

πŸ‘‰ " Keberhasilan perubahan akuntansi pemerintahan sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih transparan dan lebih akuntabel
memerlukan upaya dan kerja sama dari berbagai pihak" .

✍️ Menurut Blondal (2003), terdapat beberapa tantangan dalam implementasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual yaitu:

✔️ Persiapan dalam perubahan budaya entitas pemerintah.
Basis akrual tidak hanya sekedar pelatihan teknik akuntansi.
Basis ini melibatkan perubahan budaya dalam entitas pemerintah.

πŸ‘‰ " Basis akrual dikatakan berhasil apabila laporan keuangan dengan menggunakan basis akrual dapat memperbaiki
pengambilan keputusan. "

πŸ“Œ " Memang perubahan ini tidak terjadi secara otomatis, jadi diperlukan sosialisasi secara aktif khususnya pada pegawai senior dan pegawai yang memiliki otoritas dalam pengambilan keputusan".


✔️ Pemilihan model implementasi. Terdapat dua model dalam upaya implementasi basis akrual yang dijadikan pertimbangan, yaitu :
Model Big Bang dan Model Bertahap.

πŸ‘‰ Pada pendekatan model Big Bang, basis akrual secara langsung diterapkan pada entitas pemerintah, pengambilan keputusan harus segera dibuat seiring dengan kemuculan berbagai permasalahan yang terjadi akibat dari penggunaan sistem akuntansi yang baru.

" Namun, dengan berjalannya waktu sistem akuntansi akrual nantinya akan dapat memberikan solusi terbaik dari permasalahan- permasalahan tersebut". ✔️

πŸ“Œ Sementara itu pada pendekatan model Bertahap, dua basis diterapkan secara paralel pada masa transisi.

πŸ‘‰ Artinya, entitas pemerintah tidak hanya menerapkan akuntansi basis akrual, tetapi juga tetap mempertahankan basis kas dalam penyusunan laporan keuangan dan anggaran.

πŸ“Œ " Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi resiko kegagalan pada penerapan basis akrual ".


✔️ Membutuhkan komunikasi.
Negara yang pertama kali mengimplemantasikan basis akrual dalam akuntansi pemerintahannya membutuhkan lebih banyak komunikasi mengenai proses pengimplementasian.

"Komunikasi ini mencakup asosiasi adanya perubahan budaya organisasi".✔️

πŸ‘‰ Dalam hal ini hasil dan manfaat yang ingin dicapai dengan penerapan basis akrual harus secara intens dikomunikasikan kepada pihak- pihakyangbersangkutan.


✔️ Keahlian akuntansi.
Dibutuhkan berbagai pengembangan keahlian dan pelatihan SDM dalam implementasi akrual.

πŸ‘‰ " Hal ini sangat penting
dilaksanakan untuk meningkatkan keahlian mereka yang selama ini masih
terlatih hanya sebatas akuntansi basis kas".

✔️ Pemilihan IT Based System (sistem teknologi informasi).

πŸ‘‰ "Perubahan sistem akuntansi dalam entitas pemerintah selalu diikuti oleh perubahan teknologi informasi". 

"Pada implementasi basis akrual, sistem teknologi informasi (IT) juga harus diperbarui agar dapat menangani tambahan informasi terkait basis
akrual. " ✔️

 πŸ“Œ " Penggunaan software IT dapat mengadopsi software yang digunakan
perusahaan komersial atau entitas pemerintah dapat merancang sistem IT
sendiri untuk diaplikasikan."

Apa saja sih Program CSR?

#EKONOMI#ILMUMANAGAMENT#CSR#PROGRAM

PROGRAM CSR

πŸ“Œ Usaha-usaha kongkrit yang bisa dilakukan oleh perusahaan dalam program CSR untuk mengurangi tingkat kemiskinan adalah :

✔️ Mendirikan sekolah gratis untuk masyarakat di sekitar perusahaan maupun di masyarakat di pedalaman.

✔️ Pemeriksaan kesehatan rutin dan bantuan tindak lanjut operasi, bilamana
diperlukan.

✔️ Pengadaan air bersih untuk mandi dan memasak.

✔️ Kebersihan lingkungan meliputi : pendirian tempat buang air besar, tempat
sampah.

✔️ Pemanfaatan limbah untuk didaur ulang.

✔️ Pelatihan usaha mandiri seperti kewirausahaan.

✔️ Bantuan kesempatan untuk pendirian usaha dan pembukaan akses pasar.

✔️ Perumahan yang layak dengan harga dan cara pembayaran terjangkau.

✔️ Bantuan penyaluran listrik.

✍️ Ada dua sifat dalam pengungkapan tanggung jawab lingkungan perusahaan.
Suhardjanto dan Miranti (2009:3) menyebutkan bahwa,
πŸ‘‰ pengungkapan yang didasarkan pada ketentuan standar disebut required/ regulated/ mandatory disclosure. "

πŸ‘‰ Pengungkapan secara wajib/mandatory adalah pengungkapan minimum yang
disyaratkan oleh lembaga berwenang (Pemerintah, IAI, maupun BAPEPAM-LK).


" Perusahaan yang tidak melakukan pengungkapan sukarela, menurut pengungkapan wajib akan memaksa untuk mengungkapkannya" . ✔️

" Jenis pengungkapan lain yang bersifat sukalera disebut voluntary disclosure". ✔️

πŸ‘‰ Perusahaan bersedia mengungkapkan secara sukarela tanggung jawab lingkungannya dengan mempertimbangkan biaya dan manfaat yang diperolehnya untuk memenuhi
keinginan stakeholder atau juga meningkatkan citra perusahaan.

✍️ Menurut Na`im dan Rakhman (dalam Suhardjanto dan Miranti, 2009:3) manfaat dari pengungkapan sukarela yang diperoleh perusahaan adalah
" meningkatkan kredibilitas, membantu
investor memahami strategi bisnis manajemen, menarik analis meningkatkan akurasi pasar dan menurunkan ketidaksimetrisan informasi pasar ".

πŸ‘‰ " Pengungkapan tanggung jawab lingkungan secara sukarela/voluntary belum banyak dilakukan, sedangkan pengungkapan secara wajib/mandatory perlu dikaji lebih jauh" .

✍️ Perundang-undangan yang mengacu pada tanggung jawab lingkungan dalam laporan tahunan perusahaan yaitu Undang-Undang Perseroan Terbatas No.40 tahun 2007 Pasal 1 ayat 3, yaitu:
" Tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangungan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan
kualitas kehidupan yang bermanfaat, baik perseroan sendiri, komunitas setempat,
maupun masyarakat pada umumnya" .

✍️ UU PT dalam pasal 66 ayat 2c juga mengatur kententuan bahwa,
" dalam laporan tahunan perlu dicantumkan laporan mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungannya. "

✍️ Secara terinci tanggung jawab sosial dan lingkungan diatur dalam pasal 74, yaitu: 
"Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya dan berkaitan dengan sumber daya alam maka wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan Tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai kewajiban perseroan yang dihitung
sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya memperhatikan kepatutan dan kewajaran" .

" Perseroan yang tidak melaksanakan kewajibannya akan mendapat sanksi.
Ketentuan lebih lanjut mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan diatur dengan peraturan pemerintah." ✔️

✍️ Berikut ini beberapa teori yang terkait dengan faktor￾faktor yang mendorong perusahaan mengungkapkan informasi lingkungan (Gray et al dalam Sudarno, 2004:4), yaitu:

✔️ Decision Usefulness Studies
Teori ini menyebutkan bahwa penyebab perusahaan mengungkapkan informasi
lingkungan hidup karena kelompok pengguna tradisional.

" Teori ini didasarkan pada pelaporan akuntansi untuk pengambilan keputusan ekonomi pada semua unsur pengguna laporan tersebut. " ✔️

πŸ‘‰ Informasi yang disajikan tidak hanya terbatas pada informasi yang telah dikenal selama ini melainkan juga memuat informasi lain yang relatif baru dalam wacana akuntansi yaitu informasi lingkungan hidup.

✔️ Economic Theory Studies
Studi ini acuannya terkait agency theory (teori keagenan).
Teori ini membedakan antara pemilik perusahaan (principal) dan pengelola/agen (agent) yang menyiratkan bahwa
 " pengelolan harus memberikan laporan pertangungungjawaban atas segala
sumber daya yang dimiliki dan dikelola kepada pemilik perusahaan".

πŸ‘‰ Namun sebagai agen, pengambilan keputusan juga ditentukan manajemen untuk menyesuaikan keinginan interest group yang diantaranya adalah masyarakat.

✔️ Social and Political Theory Studies
Pengungkapan aktivitas sosial dan lingkungan perusahaan membuat aktivitas
pengungkapan bukan hanya untuk kepentingan ekonomi sendiri, tetapi juga
menjelaskan kepada karyawan, pelanggan, pemasok, masyarakat umum, maupun
oleh kelompok aktivitas sosial dan lingkungan hidup lainnya.

✍️  Studi ini terkait dengan
teori lain, yaitu:
✔️ Stakeholder theory yang diasumsikan bahwa eksistensi perusahaan ditentukan oleh pihak yang berkepentingan/stakeholder.

πŸ‘‰ " Semakin kuat peran stakeholder dalam operasional perusahaan, maka semakin besar pula pengungkapan tanggung jawab lingkungan yang harus diinformasikan."

 ✔️ Legitimacy theory yang disesuaikan dengan kondisi entitas dengan sistem nilai sosial untuk bisa survive dalam lingkungan tertentu sehingga keberadaan entitas
terlegitimasi di mata masyarakat.

Bagaimana menyusun Strategi Sistem Informasi?

#EKONOMI#ILMUMANAGAMENT#TI

STRATEGI SISTEM INFORMASI

πŸ“Œ Banyak sekali yang dapat dioptimalkan dalam pemanfaatan TI bagi pencapaian keuanggulan kompetitif perusahaan.

✍️ Kesempatan-kesempatan yang muncul dari TI dapat dilihat dari tiga perspektif (Bakos dan Treacy, 1986):
✔️ Meningkatkan efisiensi dan keefektifan organisasi.
✔️ Meningkatkan anggota organisasi dalam permainan yang kompetitif.
✔️ Kemungkinan masuk dalam industri baru.

πŸ‘‰ Perspektif tersebut menggambarkan tiga strategi utama yaitu:
✔️ Strategi Internal (Internal strategy): fokus kepada pengembangan struktur
organisasional yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan dan sasaran
perusahaan.

✔️ Strategi Kompetitif (Competitive strategy):
 fokus pada perubahan kompetitif
industri dalam busines.

✔️ Strategi Portfolio Busines (Business portfolio strategy):
fokus pada pemilihan
industri untuk berkompetisi sampai dengan bagaimana posisi organisasi
dalam industri tersebut.

πŸ‘‰ " Komponen strategi korporat tersebut saling berhubungan dan TI dapat mempengaruhi ketiganya secara simultan ".

πŸ‘‰ Sebagai contoh, sebuah perusahaan dalam busines distribusi sedang mengembangkan sistem entri pesanan online (online order entry system), dan menempatkan terminal dalam departemen penjualan.

" Sistem tersebut dapat meningkatkan efisiensi operasi perusahaan yang hal tersebut merupakan elemen strategi internal". ✔️ 

" Selanjutnya, terminal dapat memasok pelanggan dengan informasi yang berguna, dan dengan pemesanan yang lebih cepat sehingga dapat mengurangi sediaan". ✔️

πŸ‘‰ Perusahaan mempunyai kesempatan yang luas untuk berinvestasi dalam teknologi, namun mempunyai keterbatasan sumber daya untuk berinvestasi pada teknologi.

" Sebagai konsekuensinya adalah harus mengidentifikasi perbaikan yang memungkinkan pengembalian yang paling tinggi" . ✔️

✍️ Sehingga keputusan tersebut membutuhkan sebuah pemahamam mengenai strategi busines keseluruhan (Romney dan Steinbart, 2006).

πŸ‘‰ Desain sistem infomasi dipengaruhi oleh teknologi, strategi organisasi dan budaya organisasi.
Sedangkan, TI mempengaruhi pilihan perusahaan atas strategi busines.

πŸ‘‰ Untuk menjalankan analisis biaya dan manfaat dalam perusahan TI, perusahaan harus memahami strategi businesnya.

" Dalam hal ini maka pemahaman mengenai fungsi TI benar-benar harus dipahami oleh perusahaan" . ✔️

✍️ Menurut Leek (1997) berikut merupakan hubungan strategi TI dengan strategi SI:
" Dalam membuat keputusan, seorang manager membutuhkan informasi yang
baik. "
Sedangkan informasi yang baik, didesain dengan strategi yang baik pula.

"Strategi SI tidak dapat berjalan tanpa dukungan strategi TI yang sesuai dengan kebutuhan" . ✔️

πŸ‘‰ Secara jelas, peran TI mendukung sistem operasional dan SI, yang mendukung aktivitas pembuatan keputusan pada setiap level managemen.

✍️ Sistem informasi adalah sebuah teknologi yang memungkinkan dan jika teknologi tidak dikontrol dan di diselaraskan dengan strategi busines organisasi, akan melumpuhkan kemampuan organisasi dalam penciptaan keungulan kompetetif (Issa-Salwe et al, 2010).

✍️ Dalam dunia modern, SI menjadi bagian penting dari seluruh tipa busines, sebagai sistem yang menyediakan kesempatan organisasi untuk mengintegrasikan dengan strategi businesnya (Kearns dan Lederer, 1997).

πŸ‘‰ Keselarasan SI strategis adalah sebuah cara yang efektif untuk mengembangkan dan memelihara sistem infromasi yang mendukung operasi busines. Keselarasan tujuan terjadi ketika tujuan dalam sub sistem sejalan dengan tujuan-tujuan organisasi.

" Keselarasan atas perencanaan SI dan rencana busines adalah perlu untuk
meningkatkan kinerja busines. Sebuah rencana strategis tidak sama dengan rencana operasional" . ✔️

✍️ McBride (2004) dalam Issa-Salwe et al. (2010) mendifinisikan perencanaan SI strategik sebagai proses mengidentifikasi kebutuhan SI pada level yang tinggi.

✍️  King dan Teo (1997) menyatakan bahwa perencanaan SI menjadi penting karena organisasi berusaha meningkatkan aplikasi sistem informasinya untuk meningkatkan efisiensi, proses busines perekayasa, memperoleh keunggulan kompetitif, dan dapat berkompetisi lebih efektif.

πŸ‘‰ Strategi SI dapat didefinisikan sebagai " strategi untuk mengimplementasi SI"  yang diakui sebagai " kebutuhan organisasi" , dengan kata lain " permintaan untuk informasi dan sistem"  untuk mendukung " strategi busines keseluruhan " dan rencananya untuk memperoleh dan memelihara " keunggulan kompetitif " (Bhatnagar, 2007 dalam Issa-Salwe et al, 2010).

" Strategi SI adalah keluaran dari proses pengembangan strategi SI" .✔️

✍️ Strategi SI juga berbeda dari pengaruh keputusan tersebut seperti keunggulan kompetitif, yang hanya diperoleh melalui implementasi strategi SI yang tepat (Chen et al, 2010).

πŸ‘‰ Selanjutnya, strategi busines mempunyai implikasi pada proses pengembangan
strategi SI, strategi SI itu sendiri, dan dampak atas strategi tersebut.

✍️ Berikut merupakan rerangka konseptual strategi sistem informasi menurut Chen et al, (2010):
Dalam rerangka konseptual tersebut, terdapat tiga konsepsi/ gambaran mengenai
strategi SI yaitu:

✔️  Strategi SI sebagai penggunaan sistem informasi untuk mendukung strategi
busines.

✔️  Strategi SI sebagai rencana master/ utama atas fungsi sistem informasi.
Dalam hal ini apakah aset SI seperti staff SI, infrastruktur, aplikasi, dan
anggaran SI dialokasikan secara efisien.

✔️ Strategi SI dipandang sebagai peran sistem informasi dalam perusahaan.

Siapakah Dewan Direksi itu?

#Ekonomi#IlmuManagament#DewanDireksi

Dewan Direksi dan Tugasnya

✍️ Dewan direksi dalam suatu perusahaan akan menentukan kebijakan yang akan diambil baik jangka pendek maupun jangka panjang (Bodroastuti, 2009).

"Dewan direksi dalam penelitian ini diukur
dengan menggunakan jumlah dewan direksi". ✔️

✍️ Peningkatan ukuran dewan direksi akan memberikan " manfaat " bagi perusahaan karena " terciptanya network " dengan pihak luar perusahaan dan menjamin ketersediaan sumber daya (Pearce
dan Zahra, 1992).

✍️ Teori ini didukung oleh hasil penelitian Hapsoro (2008) serta Maryanah dan Amilin (2011) yang menyatakan bahwa ukuran dewan direksi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan.

✍️ Hasil penelitian Gil dan Obradovich (2012) menyatakan bahwa jumlah dewan direksi berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perusahaan.

πŸ“Œ Jumlah dewan direksi yang lebih sedikit akan menciptakan komunikasi yang lebih
baik di antara para direktur, koordinasi yang lebih efektif, dan tindakan yang lebih cepat dalam mengatasi masalah.

✍️ Bayrakdaroglu et al. (2012) menyatakan bahwa besar kecilnya jumlah dewan direksi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.

✍️ Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Wulandari (2006) dan Romano et al. (2012). Menurut Wulandari (2006) jumlah dewan direksi yang optimal tergantung masing-masing perusahaan.

✍️ Hubungan Dewan Komisaris Independen dengan Kinerja Keuangan Perusahaan Komisaris independen bertindak sebagai penengah dalam perselisihan yang terjadi di antara manajer internal dan mengawasi
kebijakan manajemen serta memberikan nasihat kepada manajemen (Fama dan Jensen, 1983).

✍️ Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kehadiran dewan komisaris independen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja, seperti penelitian yang dilakukan oleh Hapsoro (2008), Maryanah dan Amilin (2011), serta Abbasi et al. (2012).

✍️ Hasil penelitian Wulandari (2006), Darwis (2009), dan Romano et al. (2012) menyatakan bahwa proporsi dewan komisaris independen tidak berpengaruh
terhadap kinerja keuangan perusahaan.

✍️ Menurut Darwis (2009) keberadaan komisaris independen dalam perusahaan hanyalah bersifat formalitas untuk memenuhi regulasi saja sehingga keberadaan komisaris independen ini tidak untuk menjalankan fungsi monitoring yang baik dan tidak menggunakan independensinya untuk mengawasi kebijakan direksi.

πŸ‘‰ " Hubungan Komite Audit Dengan Kinerja Keuangan Perusahaan Komite audit dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan jumlah komite audit" .

✍️ " Semakin banyak jumlah komite audit yang dimiliki oleh suatu perusahaan akan memberikan perlindungan dan kontrol yang lebih baik terhadap proses akuntansi dan keuangan dan pada akhirnya akan memberikan pengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan (Anderson et al., 2004)" .

✍️ Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Hapsoro (2008) serta Gil dan Obradovich (2012) yang menyatakan terdapat hubungan positif antara jumlah komite audit dengan kinerja keuangan.

✍️ Romano et al. (2012) menemukan bahwa terdapat hubungan negatif antara jumlah
komite audit dengan kinerja keuangan perusahaan.

✍️ Menurut Romano et al. (2012) dengan jumlah komite audit yang lebih sedikit, pengendalian internal akan menjadi lebih baik, meningkatkan kewaspadaan atas kegiatan dan keputusan dewan yang pada
akhirnya akan meningkatkan profitabilitas perusahaan.


✍️ Hubungan Kepemilikan Manajerial Dengan Kinerja Keuangan Perusahaan
Kepemilikan manajerial adalah proporsi pemegang saham oleh pihak manajemen yang secara aktif ikut dalam pengambilan keputusan perusahaan, yaitu direksi dan komisaris (Pujiati dan Widanar, 2009).

✍️ Jensen dan Meckling (1976) membuktikan bahwa kepemilikan saham oleh manajer dapat mensejajarkan kepentingan antara manajer dan pemegang saham.

✍️ Bathala et al. (1994) menyimpulkan bahwa level kepemilikan manajerial yang lebih tinggi dapat digunakan untuk mengurangi masalah keagenan.

πŸ‘‰ " Hal tersebut didasarkan pada logika bahwa peningkatan proporsi saham yang dimiliki manajer akan menurunkan kecenderungan manajer untuk melakukan tindakan mengkonsumsi yang berlebihan, dengan demikian akan menyatukan kepentingan antara manajer dengan pemegang saham" .

✍️ Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Gil dan Obradovich (2012) yang menyatakan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan.

✍️ Hasil penelitian Maryanah dan Amilin (2011) menyatakan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perusahaan.

πŸ‘‰ " Hasil ini mengindikasikan bahwa baik dewan direksi maupun dewan komisaris
memiliki insentif untuk memaksimumkan kesejahteraannya dan konflik yang terjadi di dalam teori keagenan tidak dapat dikurangi" .

✍️ Hasil penelitian Darwis (2009), Hapsoro (2008) serta Bayrakdaroglu et al. (2012)
menyatakan bahwa kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.

✍️ Menurut Darwis (2009) kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan karena kepemilikan
saham oleh manajer masih sangat kecil sehingga dimungkinkan manajer belum merasakan manfaat dari kepemilikan manajerial tersebut.

πŸ‘‰ "Secara teoritis ketika kepemilikan manajemen rendah, maka insentif terhadap kemungkinan terjadinya perilaku oportunistik juga meningkat" .

πŸ‘‰ " Hubungan Kepemilikan Institusional Dengan Kinerja Keuangan Perusahaan Kepemilikan saham Institusional berpengaruh positif menunjukkan bahwa fungsi kontrol dari pemilik sangat menentukan dalam meningkatkan kinerja
perusahaan" .

✍️ Secara teoritis bahwa " semakin tinggi kepemilikan institusional maka semakin kuat kontrol terhadap perusahaan",
" kinerja/nilai perusahaan akan naik"
apabila " pemilik perusahaan " bisa
mengendalikan " perilaku manajemen "
agar bertindak " sesuai " dengan tujuan
perusahaan (Darwis, 2009).

✍️ Hasil penelitian Wulandari (2006) dan Hapsoro (2008) menyatakan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Pemilik mayoritas institusi ikut dalam pengendalian perusahaan sehingga cenderung bertindak untuk kepentingan mereka sendiri meskipun dengan mengorbankan kepentingan pemilik minoritas.

✍️ Dengan adanya kecenderungan tersebut membuat terjadinya ketidakseimbangan dalam penentuan arah kebijakan perusahaan yang pada akhirnya hanya akan menguntungkan pemegang saham mayoritas (Wulandari, 2006).

Apakah sama Struktur Organisasi di Setiap Perusahaan?

#Ekonomi#IlmuManagament#Perseroan

Perseroan Terbatas

✍️ Menurut UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas Pasal 1
" Direksi adalah organ perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar" .

✍️ Agar pelaksanaan tugas direksi dapat berjalan secara efektif, salah satu prinsip yang perlu dipenuhi adalah
" komposisi direksi harus sedemikian rupa" sehingga memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat, dan cepat, serta dapat bertindak independen (Komite Nasional Kebijakan Governance, 2006).


✍️ Dewan Komisaris Independen Komisaris independen adalah
" anggota dewan komisaris yang tidak terafiliasi dengan manajemen, anggota dewan komisaris lainnya dan pemegang saham pengendali, serta bebas dari hubungan bisnis atau hubungan lainnya yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen atau bertindak semata-mata demi kepentingan perusahaan " (Komite Nasional Kebijakan Governance, 2006).

✍️Keberadaan komisaris independen telah diatur Bursa Efek Jakarta melalui peraturan BEJ Tanggal 1 Juli 2000.
Dikemukakan bahwa,
 " perusahaan yang listed di bursa harus mempunyai " komisaris independen " yang secara " profesional " sama dengan " jumlah saham yang dimiliki pemegang saham minoritas (bukan controlling shareholders)" .

πŸ‘‰ Dalam peraturan ini, persyaratan jumlah minimal komisaris independen adalah 30% dari seluruh anggota dewan komisaris.

πŸ‘‰ Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) mendefinisikan " komite audit " sebagai suatu komite yang " bekerja secara profesional dan independen " yang dibentuk oleh "  dewan komisaris ", dengan demikian tugasnya adalah " membantu dan memperkuat fungsi dewan komisaris " dalam menjalankan " fungsi pengawasan atas proses pelaporan keuangan, manajemen risiko, pelaksanaan audit, dan implementasi dari corporate governance di perusahaan-perusahaan ".

✍️ Bapepam melalui Surat Edaran No. 03/PM/2000 yang ditujukan kepada setiap direksi emiten dan perusahaan publik mewajibkan dibentuknya komite audit.

✍️ Pengaturan mengenai jumlah komite audit bagi emiten dan perusahaan publik diatur dalam Peraturan Bapepam-LK No.IX.I.5 tentang Pembentukan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

πŸ‘‰ Dalam peraturan tersebut emiten dan
perusahaan publik " diwajibkan " membentuk " komite audit yang berjumlah sekurang-kurangnya tiga orang " dimana salah satunya merupakan " komisaris independen " perusahaan dan bertindak sebagai " ketua komite audit" .

✍️ Kepemilikan manajerial adalah proporsi pemegang saham oleh pihak manajemen yang secara aktif ikut dalam pengambilan keputusan perusahaan, yaitu direksi  dan komisaris (Pujiati dan Widanar, 2009).

✍️ Menurut Jensen dan Meckling (1976) kepemilikan saham oleh manajer dapat mensejajarkan kepentingan manajer dan pemegang saham karena dengan memiliki
saham perusahaan, manajer akan merasakan langsung manfaat dari setiap keputusan yang diambilnya, begitu pula bila terjadi kesalahan maka manajer juga akan menanggung kerugian sebagai salah satu konsekuensi kepemilikan saham.

" Hal ini merupakan insentif bagi manajer untuk meningkatkan kinerja perusahaan."✔️

TARUHAN TENTANG PENILAIAN TOPENG?

  PERILAKU POLITIK TAPI OTAK MANDAT!!  2 Agustus 2025, mungkin harus ku tuliskan beberapa point besar terhadap " Oknum-oknum " yan...