#Ekonomi#IlmuManagament#SektorPublik#Akuntan
AKUTANSI SEKTOR PUBLIK
✍️ Dari sudut pandang ekonomi, sektor publik dapat dipahami sebagai suatu entitas yang aktivitasnya berhubungan dengan usaha untuk menghasilkan barang dan pelayanan publik dalam rangka memenuhi kebutuhan dan hak publik (Mardiasmo, 2002).
✍️ Sedangkan menurut Bastian (2001) akuntansi sektor publik adalah mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi Negara dan depertemen- departemen di
bawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun
pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta.
π Jadi," akuntansi sektor publik " memiliki kaitan yang erat dengan " penerapan dan
perlakuan akuntansi " pada domain publik, meliputi :
" badan-badan pemerintahan (pemerintah pusat dan daerah, serta unit kerja pemerintah), perusahaan milik Negara (BUMN dan BUMD), yayasan, organisasi politik dan organisasi massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), universitas, dan organisasi nirlaba lainnya" .
✍️ Terdapat tiga macam teknik akuntansi sektor publik, yaitu (Nordiawan dkk,
2006):
✔️Akuntansi Dana(Funds Accounting). Dalam akuntansi dana, sektor publik
membuat dana-dana (funds) dalam sistem akuntansinya.
π " Pemasukan yang dimiliki organisasi sektor publik kemudian diklasifikasikan ke dalam dana-dana tersebut sesuai dengan tujuan dan maksud tertentu.
Sistem dana ini dimaksudkan sebagai alat kontrol apakah suatu dana tertentu telah digunakan sesuai dengan tujuannya" .
✔️ Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting).
Akuntansi anggaran " mengacu " pada praktik yang dilakukan oleh banyak "organisasi sektor publik" , khususnya pemerintah dalam upaya menyajikan akun-akun operasinya dengan menggunakan format yang sama dengan anggarannya.
π Tujuan praktik ini adalah untuk menekankan peranan anggaran dalam siklus perencanaan pengendalian pertanggung jawaban.
✔️Akuntansi Komitmen (Commitment Accounting).
Akuntansi komitmen mengakui transaksi ketika organisasi telah memiliki komitmen untuk melaksanakan transaksi tersebut. Artinya, " transaksi diakui tidak diakui ketika ada penerimaan atau pengeluaran kas" , juga " bukan " pada saat faktur " diterima atau dikirimkan" , namun pada saat yang " lebih awal: yaitu " saat pesanan dibuat atau diterima" .
π Standar internasional akuntansi yang digunakan sebagai pedoman dalam praktik akuntansi di seluruh dunia adalah International Accounting Standard (IAS).
Standar ini dibentuk oleh International Accounting Standard Board (IASB).
✍️ Pada hakekatnya, tujuan dibentuknya dewan standar adalah untuk merumuskan dan menerbitkan " standar akuntansi" sehubungan dengan pelaporan keuangan dan mempromosikannya untuk bisa diterima secara luas di seluruh dunia, serta " bekerja untuk pengembangan dan harmonisasi standar " dan " prosedur akuntansi sehubungan dengan pelaporan keuangan" . (Bac , 2005)
✍️ Jorge (2007) menyatakan pentingnya
harmonisasi internasional dalam Akuntansi Pemerintahan mencakup tiga poin:
✔️ Komparatif,
contohnya : negara-negara anggota European Union (EU) yang diharuskan menyajikan pelaporan keuangan untuk diperbandingkan antar anggota EU,
✔️ Menetapkan kualitas minimum laporan keuangan di seluruh dunia, khususnya
bagi negara berkembang dan negara dalam masa transisi, yaitu untuk mendukung perkembangan undang- undang akuntansi pemerintahannya,
✔️ Berkontribusi dalam penggunaan dan perkembangan pengetahuan akuntansi
pemerintahan.
π " Organisasi sektor pubik juga tidak luput dari perhatian dalam praktik akuntansinya.
Maka dari itu, International Federation of Accountants (IFAC) membentuk sebuah komite khusus, bernama “Public Sector Committee” .
π Komite ini bertugas menyusun International Public Sektor Accounting Standard (IPSAS),
yaitu suatu standar akuntansi untuk sektor publik yang berlaku secara internasional.
✍️ IPSAS disusun agar dapat digunakan oleh negara- negara dalam mengembangkan
atau merevisi standarnya, guna meningkatkan komparabilitas laporan keuangan organisasi sektor publik secara internasional (Nordiawan dkk, 2007).
✍️ Akuntansi basis akrual seperti telah disimpulkan oleh KSAP dari berbagai
sumber adalah suatu basis akuntansi di mana transaksi ekonomi dan peristiwa
lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya
transaksi tersebut, tanpa memperhatikan waktu kas atau setara kas diterima atau
dibayarkan (Memorandum Pembahasan Penerapan Basis Akrual dalam Akuntansi
Pemerintahan Indonesia, 2006).
π " IPSAS menyatakan terkait basis akrual sebagai berikut:
" ...the transactions and events are recorded in the accounting records and recognized in the financial statements of the periods to which they relate. The elements recognized under accrual accounting are assets, liabilities, net assets/ equity, revenue and expenses."
π Sementara Financial Accounting Standard Board (FASB) juga memaparkan bahwa:
" Accrual accounting attempts to reflect the financial effects of transactions and other events and circumstances that have cash (or other) consequences for an entity’s resources and the claims to them in the periods in which they occur or arise."
Dapat disimpulkan bawa,
" dalam akuntansi berbasis akrual, waktu pencatatan sesuai dengan saat terjadinya arus sumber daya sehingga dapat menyediakan informasi yang paling komprehensif karena seluruh arus sumber daya dicatat" . ✔️
π " Basis akrual secara nyata memiliki manfaat yang besar dalam menyajikan
informasi atas seluruh aktivitas yang terjadi."
✍️ Maka dari itu, Widjajarso (2009) memaparkan alasan penerapan basis akrual pada sektor pemerintahan, antara lain:
✔️ Akuntansi berbasis kas tidak menghasilkan informasi yang cukup, misalnya :
" informasi tentang hutang dan piutang untuk pengambilan keputusan ekonomi,
sehingga penggunaan basis akrual sangat disarankan".
✔️Hanya akuntansi berbasis akrual menyediakan informasi yang tepat untuk
menggambarkan biaya operasi yang sebenarnya.
✔️ Hanya akuntansi berbasis akrual yang dapat menghasilkan informasi yang
dapat diandalkan dalam informasi aset dan kewajiban.
✔️ Hanya akuntansi berbasis akrual yang menghasilkan informasi keuangan yang
komprehensif tentang pemerintah, misalnya penghapusan hutang yang tidak
ada pengaruhnya di laporan berbasis kas.
π " Keberhasilan perubahan akuntansi pemerintahan sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih transparan dan lebih akuntabel
memerlukan upaya dan kerja sama dari berbagai pihak" .
✍️ Menurut Blondal (2003), terdapat beberapa tantangan dalam implementasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual yaitu:
✔️ Persiapan dalam perubahan budaya entitas pemerintah.
Basis akrual tidak hanya sekedar pelatihan teknik akuntansi.
Basis ini melibatkan perubahan budaya dalam entitas pemerintah.
π " Basis akrual dikatakan berhasil apabila laporan keuangan dengan menggunakan basis akrual dapat memperbaiki
pengambilan keputusan. "
π " Memang perubahan ini tidak terjadi secara otomatis, jadi diperlukan sosialisasi secara aktif khususnya pada pegawai senior dan pegawai yang memiliki otoritas dalam pengambilan keputusan".
✔️ Pemilihan model implementasi. Terdapat dua model dalam upaya implementasi basis akrual yang dijadikan pertimbangan, yaitu :
Model Big Bang dan Model Bertahap.
π Pada pendekatan model Big Bang, basis akrual secara langsung diterapkan pada entitas pemerintah, pengambilan keputusan harus segera dibuat seiring dengan kemuculan berbagai permasalahan yang terjadi akibat dari penggunaan sistem akuntansi yang baru.
" Namun, dengan berjalannya waktu sistem akuntansi akrual nantinya akan dapat memberikan solusi terbaik dari permasalahan- permasalahan tersebut". ✔️
π Sementara itu pada pendekatan model Bertahap, dua basis diterapkan secara paralel pada masa transisi.
π Artinya, entitas pemerintah tidak hanya menerapkan akuntansi basis akrual, tetapi juga tetap mempertahankan basis kas dalam penyusunan laporan keuangan dan anggaran.
π " Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi resiko kegagalan pada penerapan basis akrual ".
✔️ Membutuhkan komunikasi.
Negara yang pertama kali mengimplemantasikan basis akrual dalam akuntansi pemerintahannya membutuhkan lebih banyak komunikasi mengenai proses pengimplementasian.
"Komunikasi ini mencakup asosiasi adanya perubahan budaya organisasi".✔️
π Dalam hal ini hasil dan manfaat yang ingin dicapai dengan penerapan basis akrual harus secara intens dikomunikasikan kepada pihak- pihakyangbersangkutan.
✔️ Keahlian akuntansi.
Dibutuhkan berbagai pengembangan keahlian dan pelatihan SDM dalam implementasi akrual.
π " Hal ini sangat penting
dilaksanakan untuk meningkatkan keahlian mereka yang selama ini masih
terlatih hanya sebatas akuntansi basis kas".
✔️ Pemilihan IT Based System (sistem teknologi informasi).
π "Perubahan sistem akuntansi dalam entitas pemerintah selalu diikuti oleh perubahan teknologi informasi".
"Pada implementasi basis akrual, sistem teknologi informasi (IT) juga harus diperbarui agar dapat menangani tambahan informasi terkait basis
akrual. " ✔️
π " Penggunaan software IT dapat mengadopsi software yang digunakan
perusahaan komersial atau entitas pemerintah dapat merancang sistem IT
sendiri untuk diaplikasikan."
AKUTANSI SEKTOR PUBLIK
✍️ Dari sudut pandang ekonomi, sektor publik dapat dipahami sebagai suatu entitas yang aktivitasnya berhubungan dengan usaha untuk menghasilkan barang dan pelayanan publik dalam rangka memenuhi kebutuhan dan hak publik (Mardiasmo, 2002).
✍️ Sedangkan menurut Bastian (2001) akuntansi sektor publik adalah mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi Negara dan depertemen- departemen di
bawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun
pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta.
π Jadi," akuntansi sektor publik " memiliki kaitan yang erat dengan " penerapan dan
perlakuan akuntansi " pada domain publik, meliputi :
" badan-badan pemerintahan (pemerintah pusat dan daerah, serta unit kerja pemerintah), perusahaan milik Negara (BUMN dan BUMD), yayasan, organisasi politik dan organisasi massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), universitas, dan organisasi nirlaba lainnya" .
✍️ Terdapat tiga macam teknik akuntansi sektor publik, yaitu (Nordiawan dkk,
2006):
✔️Akuntansi Dana(Funds Accounting). Dalam akuntansi dana, sektor publik
membuat dana-dana (funds) dalam sistem akuntansinya.
π " Pemasukan yang dimiliki organisasi sektor publik kemudian diklasifikasikan ke dalam dana-dana tersebut sesuai dengan tujuan dan maksud tertentu.
Sistem dana ini dimaksudkan sebagai alat kontrol apakah suatu dana tertentu telah digunakan sesuai dengan tujuannya" .
✔️ Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting).
Akuntansi anggaran " mengacu " pada praktik yang dilakukan oleh banyak "organisasi sektor publik" , khususnya pemerintah dalam upaya menyajikan akun-akun operasinya dengan menggunakan format yang sama dengan anggarannya.
π Tujuan praktik ini adalah untuk menekankan peranan anggaran dalam siklus perencanaan pengendalian pertanggung jawaban.
✔️Akuntansi Komitmen (Commitment Accounting).
Akuntansi komitmen mengakui transaksi ketika organisasi telah memiliki komitmen untuk melaksanakan transaksi tersebut. Artinya, " transaksi diakui tidak diakui ketika ada penerimaan atau pengeluaran kas" , juga " bukan " pada saat faktur " diterima atau dikirimkan" , namun pada saat yang " lebih awal: yaitu " saat pesanan dibuat atau diterima" .
π Standar internasional akuntansi yang digunakan sebagai pedoman dalam praktik akuntansi di seluruh dunia adalah International Accounting Standard (IAS).
Standar ini dibentuk oleh International Accounting Standard Board (IASB).
✍️ Pada hakekatnya, tujuan dibentuknya dewan standar adalah untuk merumuskan dan menerbitkan " standar akuntansi" sehubungan dengan pelaporan keuangan dan mempromosikannya untuk bisa diterima secara luas di seluruh dunia, serta " bekerja untuk pengembangan dan harmonisasi standar " dan " prosedur akuntansi sehubungan dengan pelaporan keuangan" . (Bac , 2005)
✍️ Jorge (2007) menyatakan pentingnya
harmonisasi internasional dalam Akuntansi Pemerintahan mencakup tiga poin:
✔️ Komparatif,
contohnya : negara-negara anggota European Union (EU) yang diharuskan menyajikan pelaporan keuangan untuk diperbandingkan antar anggota EU,
✔️ Menetapkan kualitas minimum laporan keuangan di seluruh dunia, khususnya
bagi negara berkembang dan negara dalam masa transisi, yaitu untuk mendukung perkembangan undang- undang akuntansi pemerintahannya,
✔️ Berkontribusi dalam penggunaan dan perkembangan pengetahuan akuntansi
pemerintahan.
π " Organisasi sektor pubik juga tidak luput dari perhatian dalam praktik akuntansinya.
Maka dari itu, International Federation of Accountants (IFAC) membentuk sebuah komite khusus, bernama “Public Sector Committee” .
π Komite ini bertugas menyusun International Public Sektor Accounting Standard (IPSAS),
yaitu suatu standar akuntansi untuk sektor publik yang berlaku secara internasional.
✍️ IPSAS disusun agar dapat digunakan oleh negara- negara dalam mengembangkan
atau merevisi standarnya, guna meningkatkan komparabilitas laporan keuangan organisasi sektor publik secara internasional (Nordiawan dkk, 2007).
✍️ Akuntansi basis akrual seperti telah disimpulkan oleh KSAP dari berbagai
sumber adalah suatu basis akuntansi di mana transaksi ekonomi dan peristiwa
lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya
transaksi tersebut, tanpa memperhatikan waktu kas atau setara kas diterima atau
dibayarkan (Memorandum Pembahasan Penerapan Basis Akrual dalam Akuntansi
Pemerintahan Indonesia, 2006).
π " IPSAS menyatakan terkait basis akrual sebagai berikut:
" ...the transactions and events are recorded in the accounting records and recognized in the financial statements of the periods to which they relate. The elements recognized under accrual accounting are assets, liabilities, net assets/ equity, revenue and expenses."
π Sementara Financial Accounting Standard Board (FASB) juga memaparkan bahwa:
" Accrual accounting attempts to reflect the financial effects of transactions and other events and circumstances that have cash (or other) consequences for an entity’s resources and the claims to them in the periods in which they occur or arise."
Dapat disimpulkan bawa,
" dalam akuntansi berbasis akrual, waktu pencatatan sesuai dengan saat terjadinya arus sumber daya sehingga dapat menyediakan informasi yang paling komprehensif karena seluruh arus sumber daya dicatat" . ✔️
π " Basis akrual secara nyata memiliki manfaat yang besar dalam menyajikan
informasi atas seluruh aktivitas yang terjadi."
✍️ Maka dari itu, Widjajarso (2009) memaparkan alasan penerapan basis akrual pada sektor pemerintahan, antara lain:
✔️ Akuntansi berbasis kas tidak menghasilkan informasi yang cukup, misalnya :
" informasi tentang hutang dan piutang untuk pengambilan keputusan ekonomi,
sehingga penggunaan basis akrual sangat disarankan".
✔️Hanya akuntansi berbasis akrual menyediakan informasi yang tepat untuk
menggambarkan biaya operasi yang sebenarnya.
✔️ Hanya akuntansi berbasis akrual yang dapat menghasilkan informasi yang
dapat diandalkan dalam informasi aset dan kewajiban.
✔️ Hanya akuntansi berbasis akrual yang menghasilkan informasi keuangan yang
komprehensif tentang pemerintah, misalnya penghapusan hutang yang tidak
ada pengaruhnya di laporan berbasis kas.
π " Keberhasilan perubahan akuntansi pemerintahan sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih transparan dan lebih akuntabel
memerlukan upaya dan kerja sama dari berbagai pihak" .
✍️ Menurut Blondal (2003), terdapat beberapa tantangan dalam implementasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual yaitu:
✔️ Persiapan dalam perubahan budaya entitas pemerintah.
Basis akrual tidak hanya sekedar pelatihan teknik akuntansi.
Basis ini melibatkan perubahan budaya dalam entitas pemerintah.
π " Basis akrual dikatakan berhasil apabila laporan keuangan dengan menggunakan basis akrual dapat memperbaiki
pengambilan keputusan. "
π " Memang perubahan ini tidak terjadi secara otomatis, jadi diperlukan sosialisasi secara aktif khususnya pada pegawai senior dan pegawai yang memiliki otoritas dalam pengambilan keputusan".
✔️ Pemilihan model implementasi. Terdapat dua model dalam upaya implementasi basis akrual yang dijadikan pertimbangan, yaitu :
Model Big Bang dan Model Bertahap.
π Pada pendekatan model Big Bang, basis akrual secara langsung diterapkan pada entitas pemerintah, pengambilan keputusan harus segera dibuat seiring dengan kemuculan berbagai permasalahan yang terjadi akibat dari penggunaan sistem akuntansi yang baru.
" Namun, dengan berjalannya waktu sistem akuntansi akrual nantinya akan dapat memberikan solusi terbaik dari permasalahan- permasalahan tersebut". ✔️
π Sementara itu pada pendekatan model Bertahap, dua basis diterapkan secara paralel pada masa transisi.
π Artinya, entitas pemerintah tidak hanya menerapkan akuntansi basis akrual, tetapi juga tetap mempertahankan basis kas dalam penyusunan laporan keuangan dan anggaran.
π " Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi resiko kegagalan pada penerapan basis akrual ".
✔️ Membutuhkan komunikasi.
Negara yang pertama kali mengimplemantasikan basis akrual dalam akuntansi pemerintahannya membutuhkan lebih banyak komunikasi mengenai proses pengimplementasian.
"Komunikasi ini mencakup asosiasi adanya perubahan budaya organisasi".✔️
π Dalam hal ini hasil dan manfaat yang ingin dicapai dengan penerapan basis akrual harus secara intens dikomunikasikan kepada pihak- pihakyangbersangkutan.
✔️ Keahlian akuntansi.
Dibutuhkan berbagai pengembangan keahlian dan pelatihan SDM dalam implementasi akrual.
π " Hal ini sangat penting
dilaksanakan untuk meningkatkan keahlian mereka yang selama ini masih
terlatih hanya sebatas akuntansi basis kas".
✔️ Pemilihan IT Based System (sistem teknologi informasi).
π "Perubahan sistem akuntansi dalam entitas pemerintah selalu diikuti oleh perubahan teknologi informasi".
"Pada implementasi basis akrual, sistem teknologi informasi (IT) juga harus diperbarui agar dapat menangani tambahan informasi terkait basis
akrual. " ✔️
π " Penggunaan software IT dapat mengadopsi software yang digunakan
perusahaan komersial atau entitas pemerintah dapat merancang sistem IT
sendiri untuk diaplikasikan."
No comments:
Post a Comment