Wednesday, 27 November 2019

Penting enggak sih Network dalam kewirausahawan?

#Ekonomi#IlmuManagament#Entrepener#Kewirausahawan

Entrepreneur dan Network

πŸ‘‰ " Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan penelitian mengenai entrepreneurship maka entreprenurship adalah
 “…the attempt to create value through recognition of business opportunity, the management of risk-taking  appropriate to the opportunity and through the communicative and management skills to mobilize human, financial and material resources neccessary to bring a project fruition”.


✍️ Hisrich, Peters dan Sheperd (2010:6) menambahkan,
“entrepreneurship is the process of creating something new with value by devoting the necessary time and effort; assuming the accompanying financial, psychic and social risks and uncertainties; and receiving the resulting rewards of monetary and personal satisfaction”.

" Sehingga tugas sebagai entrepreneur adalah melihat peluang, mengendalikan sumber daya manusia dan sumber daya alamnya untuk mencapai tujuan dan mengubah peluang yang ada menjadi sesuatu yang nyata (tangible)" .✔️

✍️ Bessant & Tidd (2007) merumuskan tingkatan atau tahap-tahap dalam merintis usaha baru, yaitu :

✔️Menilai peluang untuk rintisan usaha baru;
dengan melakukan menghasilkan, mengevaluasi konsep bisnis.

✔️Mengembangkan business plan dan memutuskan struktur usaha.

✔️Memperoleh sumber daya dan menemukan yang penting untuk diimplementasi; termasuk dukungan dari ahli-ahli dan partner yang potensial.

✔️Menumbuhkan dan panen usaha; bagaimana menciptakan dan mengintisarikan nilai-nilai dari bisnis.

πŸ“Œ " Semakin tidak sempurnanya pasar maka semakin besar opportunity".

πŸ“Œ "Semakin besar tingkat diskontinuitas dan kekacauan maka semakin besar opportunity".

πŸ“Œ "Semakin tidak konsistennya pelayanan dan kualitas, maka semakin
besar opportunity" .


✍️ Penelitian Zhang & Yang (2006: 166), Sidharta & Sidh (2013) serta Hadian et al., (2015) menyatakan bahwa,
"  terdapat korelasi antara opportunity dan entrepreneurial intention yang berpengaruh secara signifikan positif.
Hal tersebut menunjukkan bahwa orang-orang tidak akan memiliki entrepreneurial intention sebelum mereka menyadari sebuah opportunity" .

✍️ Menurut Awais ahmad tipu & Arain (2010: 538),
"  networking adalah suatu kegiatan yang berorientasi pada pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam membangun dan mengelola hubungan pribadi dengan individu tertentu dalam lingkungan mereka" .

✍️ " Networks secara prinsip bergantung pada kontak secara interpersonal yang dibentuk dalam berbagai cara (Large et al, 2007)" .


✍️ " Kualitas diukur oleh kemampuan anggota network untuk memberikan informasi yang kaya.
Semakin besar keanekaragaman".

✍️ (Aldrich & Zimmer, 1986),
" semakin banyak network yang berisi ahli daripada rekan-rekan yang terhubung."

✍️ (Large et al, 2007), dan semakin banyak saluran informasi yang ditawarkan, maka entrepreneurial team akan menyerap informasi lebih baik lagi dan kualitas network semakin kuat.


✍️ Premaratne (2002: 108) telah mengidentifikasi tiga aspek dari network dan networking, yaitu :

✔️ Determinants (hal yang menentukan). πŸ‘‰ Determinants dalam usaha skala kecil,
yaitu sosial, komunikasi, bisnis dan moral;

✔️ Link (penghubung).
πŸ‘‰Link diantara hubungan, yaitu formal-informal, voluntary-compulsory (sukarela-wajib) dan secara langsung-tidak langsung,

✔️ Objectives (tujuan).
πŸ‘‰ Objectives dari networking tersebut bergantung dari usaha yang dijalankan.

✍️ Premaratne (2002: 109) pada Gambar diatas, elemen-elemen network dijelaskan dalam uraian sebagai berikut :

✔️ The Determinants
πŸ‘‰ Determinants dibagi menjadi empat, yaitu: social, communication,
business dan moral.

πŸ“Œ " Social networks dibentuk melalui teman, keluarga dan kenalan-kenalan baru" .

πŸ“Œ " Social networks dapat dibentuk melalui event-event yang diselenggarakan BCCF, pelatihan-pelatihan, partisipasi komunitas dalam sebuah program/events ".

πŸ“Œ " Social networks tersebut untuk membentuk interaksi antar individu dan membuka opportunity untuk communication" .

✔️Links
πŸ‘‰ Links merupakan salah satu faktor yang menjelaskan struktur network, terdiri dari: formal dan informal, direct dan indirect, compulsory dan voluntary.

✔️Objectives
πŸ‘‰ Dari keseluruhan tujuan yang ada, tujuan yang paling utama adalah information.

πŸ“Œ " Tanpa informasi, ketersediaan potensi-potensi dan opportunity tidak akan terungkap " .

πŸ“Œ " Selain itu, memperkaya pengetahuan (knowledge) merupakan tujuan yang penting juga" .

πŸ“Œ " Ketika komunitas- komunitas saling terhubung dan semakin banyak informasi mengalir, maka penambahan pengetahuan akan semakin luas" .

πŸ“Œ" Mendapatkan timbal balik (feedback) dari eksternal juga merupakan salah satu tujuan dari networking" .

Premaratne (2002: 133) menggolongkan network menjadi tiga jenis, yaitu:
✔️social network;
✔️ business-focused network; dan ✔️strategic network.

✍️  (Preamaratne, 2002: 133) menyatakan bahwa terdapat tiga tahap, yaitu:

✔️ tahap entrepreneur mengidentifikasi opportunity dan pengembangan ide;

✔️ tahap start-up bisnis; dan

✔️ tahap bisnis yang sedang
berlangsung.

✍️ Operasional variabel dalam penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut;

1. Networking
✍️ "  Kemampuan entrepreneur dalam membangun dan mengembangkan jaringan dan kemampuan interpersonal yang
sangat baik, dan dapat merasakan opportunity bisnis"  (Abdullah et al., 2009)

2) Social networking
✍️ " Social Networking  yang terbentuk menyediakan informasi, dukungan, kontak dan kredibilitas bagi entrepreneur " (Premaratne, 2002)

3) Anggota dan peran individu
✍️ " Anggota dan Peran Individu  dalam networks dapat berubah-ubah ".(Premaratne, 2002)

4) Faktanya, pengusaha mendapatkan manfaat-manfaat dari hubungan network melalui berbagai cara (Larson dalam Premaratne, 2002)

2 comments:

TARUHAN TENTANG PENILAIAN TOPENG?

  PERILAKU POLITIK TAPI OTAK MANDAT!!  2 Agustus 2025, mungkin harus ku tuliskan beberapa point besar terhadap " Oknum-oknum " yan...