#Ekonomi#IlmuEkonomu#EPS
EPS ( EARNING PER SHARE)
π Earning per share (EPS) merupakan rasio yang mengukur perbandingan antara " laba bersih setelah pajak" pada satu tahun buku dengan " jumlah saham yang diterbitkan".
π Nilai EPS yang lebih besar menandakan kemampuan perusahaan yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan bersih dari setiap lembar saham.
" Semakin tinggi nilai EPS akan semakin menarik minat investor dalam menanamkan modalnya, karena EPS menunjukkan laba yang berhak didapatkan oleh pemegang saham atas satu lembar saham yang dimilikinya. " ✔️
π Informasi peningkatan EPS akan "diterima pasar" sebagai " sinyal baik" yang akan memberikan masukan positif bagi investor dalam pengambilan keputusan membeli saham.
Hal ini membuat permintaan akan saham meningkat sehingga harganya pun akan naik. "✔️
✍️ Pernyataan tersebut diperkuat oleh hasil penelitian dari Tiningrum (2008), Pasaribu (2008), Sasongko dan Wulandari (2006), Nuraini (2009), Nurfadillah (2011), Seetharaman dan Raj (2011) yang menemukan bahwa " EPS mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham" .
π Book value per share (BVS) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur nilai ekuitas pemegang saham atas setiap lembar saham yang menggambarkan perbandingan total modal terhadap jumlah saham.
π BVS mencerminkan" besar jaminan " yang akan diperoleh oleh " pemegang saham " apabila perusahaan dilikuidasi.
" Semakin tinggi nilai BVS akan semakin besar jaminan pemegang saham yang tentunya akan menarik minat investor untuk berinvestasi di perusahaan
tersebut. " ✔️
" Informasi peningkatan BVS akan diterima pasar sebagai sinyal baik yang akan memberikan masukan positif bagi investor dalam pengambilan keputusan membeli saham. " ✔️
✍️ Hal ini membuat permintaan akan saham meningkat sehingga harganya pun akan naik. Pernyataan tersebut diperkuat oleh hasil penelitian Yusi (2010) yang menemukan bahwa BVS mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham.
EPS ( EARNING PER SHARE)
π Earning per share (EPS) merupakan rasio yang mengukur perbandingan antara " laba bersih setelah pajak" pada satu tahun buku dengan " jumlah saham yang diterbitkan".
π Nilai EPS yang lebih besar menandakan kemampuan perusahaan yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan bersih dari setiap lembar saham.
" Semakin tinggi nilai EPS akan semakin menarik minat investor dalam menanamkan modalnya, karena EPS menunjukkan laba yang berhak didapatkan oleh pemegang saham atas satu lembar saham yang dimilikinya. " ✔️
π Informasi peningkatan EPS akan "diterima pasar" sebagai " sinyal baik" yang akan memberikan masukan positif bagi investor dalam pengambilan keputusan membeli saham.
Hal ini membuat permintaan akan saham meningkat sehingga harganya pun akan naik. "✔️
✍️ Pernyataan tersebut diperkuat oleh hasil penelitian dari Tiningrum (2008), Pasaribu (2008), Sasongko dan Wulandari (2006), Nuraini (2009), Nurfadillah (2011), Seetharaman dan Raj (2011) yang menemukan bahwa " EPS mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham" .
π Book value per share (BVS) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur nilai ekuitas pemegang saham atas setiap lembar saham yang menggambarkan perbandingan total modal terhadap jumlah saham.
π BVS mencerminkan" besar jaminan " yang akan diperoleh oleh " pemegang saham " apabila perusahaan dilikuidasi.
" Semakin tinggi nilai BVS akan semakin besar jaminan pemegang saham yang tentunya akan menarik minat investor untuk berinvestasi di perusahaan
tersebut. " ✔️
" Informasi peningkatan BVS akan diterima pasar sebagai sinyal baik yang akan memberikan masukan positif bagi investor dalam pengambilan keputusan membeli saham. " ✔️
✍️ Hal ini membuat permintaan akan saham meningkat sehingga harganya pun akan naik. Pernyataan tersebut diperkuat oleh hasil penelitian Yusi (2010) yang menemukan bahwa BVS mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham.
No comments:
Post a Comment