#Ekonomi#IlmuManagament#KonsepKewirausahwan#Entrepuener
KONSEP KEWIRAUSAHAWAN
Konsep kewirausahaan social bertujuan untuk menciptakan dampak sebagai berikut (Jain, 2012):
✔️ Penciptaan nilai social dan
ekonomi
✔️Pekerjaan
✔️Inovasi / barang baru dan jasa
✔️ Modal social
✔️Promosi ekuitas
" Kewirausahaan sosial bekerja dengan mendefinisikan masalah sosial tertentu dan kemudian mengatur, membuat dan mengelola usaha sosial untuk mencapai perubahan yang diinginkan" .
" Pengelolaan terebut dicapai dengan
memadukan kegiatan social dan
berorientasi laba, mencapai swasembada, mengurangi ketergantungan pada sumbangan dan dana pemerintah, dan meningkatkan potensi memperluas pengiriman nilai social yang diusulkan" .
" Kewirausahaan soial bertujuan untuk
memberikan nilai sosial dengan
financial mandiri (Saifan, 2012)".
" Kewirauahaan sosial disebut juga
sebagai innovator atau agen perubahan dalam perekonomian" .
" Kewirausahaan sosial adalah konsep dimana pengusaha menyesuaikan kegiatan mereka dengan tujuan menciptakan nilai
social."
" Seorang penguaha socialmenggabungkan gairah dari misi social dengan gambar disiplin bisnis seperti inovasi dan tekad (Dees, 2001)".
Terdapat empat faktor yang membuat konsep kewirausahaan social berbeda dengan konsep kewirausahaan secara umum (Saifan, 2012):
✔️Dorongan Misi: segala bentuk
kegiatan dan keputusan yang
dilakukan berdaarkan misi
melayani nilai social
✔️ Melakukan tindakan
kewirausahaan melalui kombinasi
karakteristik yang membedakan
mereka dari pengusaha lainnya
✔️Tindakan dan kegiatan dalam
organisasi berorientasi
kewirausahaan dengan
melakukan inovasi dan
keterbukaan
✔️ Organisasi mandiri secara
financial. Memiliki strategi dan
perencanaan untuk menghasilkan
pendapatan.
" Pelaku Kewirausahaan Sosial Wirausaha social adalah individu atau kelompok yang menciptakan perubahan bagi masyarakat dengan menangkap peluang yang hilang dan memperbaiki system melalui pendekatan-pendekatan baru dan menciptakan solusi untuk mengubah
masyarakat menjadi lebih baik" .
" Kewirausahaan sosial ditakdirkan untuk menjamah masyarakat yang tidak dijamah oleh kebijakan yang ada".
Delapan asumi dasar tentang sumber, tujuan, dan strategi wirausaha social (Noruzi, 2010):
✔️Wirausaha social tidak harus menjadi individu, mereka juga bisa menjadi kelompok-kelompok kecil atau tim individu, organisasi, jaringan bahkan komunitas yang bersatu untuk menciptakan perubahan.
✔️Wirausaha sosial membuat perubahan dalam skala besar dan berkelanjutan.
✔️ Kewirausahaan social dapat melibatkan ide, menggunakan pola atau tren yang terjadi di masyarakat untuk mengatasi
masalah social dengan dengan signifikan
✔️ Pengusaha sosial berada di dalam dan diantara semua sektor
✔️ Wirausaha sosial tidak perlu terlibat dalam usaha sosial atau menggunakan alat berbasis pasar untuk menjadi sukses.
✔️ Jumlah kewirausahaan sosial dapat sangat bervariasi di seluruh individu dan entitas.
✔️Intensitas kewirausahaan sosial dapat membawa perubahan dan tidak pasang urut dari waktu ke waktu.
✔️ Wirausaha sosial kadang-kadang
gagal, meskipun pada tingkat yang belum atau akan ditentukan.
Gregory Does (2001) mengungkapkan bahwa seorang wirausahawan sosial harus berperan sebagai agen perubahan.
Sebagai agen perubahan wirausaha sosial
harus memiliki beberapa kriteria berikut:
✔️ Mengadopsi misi untuk menciptakan dan mempertahankan nilai social (bukan hanya nilai pribadi)
✔️ Mengenali dan terus-meneru mengejar peluang baru untuk melayani misi tersebut
✔️ Terlibat dalam proses inovasi yang berkelanjutan, adaptasi, dan pembelajaran.
✔️ Bertindak dengan berani tanpa
dibatasi oleh sumber daya
✔️Menunjukkan akuntanbilitas dan penghargaan yang tinggi kepada konstituen yang dilayani dan untuk hasil yang diciptakan.
KONSEP KEWIRAUSAHAWAN
Konsep kewirausahaan social bertujuan untuk menciptakan dampak sebagai berikut (Jain, 2012):
✔️ Penciptaan nilai social dan
ekonomi
✔️Pekerjaan
✔️Inovasi / barang baru dan jasa
✔️ Modal social
✔️Promosi ekuitas
" Kewirausahaan sosial bekerja dengan mendefinisikan masalah sosial tertentu dan kemudian mengatur, membuat dan mengelola usaha sosial untuk mencapai perubahan yang diinginkan" .
" Pengelolaan terebut dicapai dengan
memadukan kegiatan social dan
berorientasi laba, mencapai swasembada, mengurangi ketergantungan pada sumbangan dan dana pemerintah, dan meningkatkan potensi memperluas pengiriman nilai social yang diusulkan" .
" Kewirausahaan soial bertujuan untuk
memberikan nilai sosial dengan
financial mandiri (Saifan, 2012)".
" Kewirauahaan sosial disebut juga
sebagai innovator atau agen perubahan dalam perekonomian" .
" Kewirausahaan sosial adalah konsep dimana pengusaha menyesuaikan kegiatan mereka dengan tujuan menciptakan nilai
social."
" Seorang penguaha socialmenggabungkan gairah dari misi social dengan gambar disiplin bisnis seperti inovasi dan tekad (Dees, 2001)".
Terdapat empat faktor yang membuat konsep kewirausahaan social berbeda dengan konsep kewirausahaan secara umum (Saifan, 2012):
✔️Dorongan Misi: segala bentuk
kegiatan dan keputusan yang
dilakukan berdaarkan misi
melayani nilai social
✔️ Melakukan tindakan
kewirausahaan melalui kombinasi
karakteristik yang membedakan
mereka dari pengusaha lainnya
✔️Tindakan dan kegiatan dalam
organisasi berorientasi
kewirausahaan dengan
melakukan inovasi dan
keterbukaan
✔️ Organisasi mandiri secara
financial. Memiliki strategi dan
perencanaan untuk menghasilkan
pendapatan.
" Pelaku Kewirausahaan Sosial Wirausaha social adalah individu atau kelompok yang menciptakan perubahan bagi masyarakat dengan menangkap peluang yang hilang dan memperbaiki system melalui pendekatan-pendekatan baru dan menciptakan solusi untuk mengubah
masyarakat menjadi lebih baik" .
" Kewirausahaan sosial ditakdirkan untuk menjamah masyarakat yang tidak dijamah oleh kebijakan yang ada".
Delapan asumi dasar tentang sumber, tujuan, dan strategi wirausaha social (Noruzi, 2010):
✔️Wirausaha social tidak harus menjadi individu, mereka juga bisa menjadi kelompok-kelompok kecil atau tim individu, organisasi, jaringan bahkan komunitas yang bersatu untuk menciptakan perubahan.
✔️Wirausaha sosial membuat perubahan dalam skala besar dan berkelanjutan.
✔️ Kewirausahaan social dapat melibatkan ide, menggunakan pola atau tren yang terjadi di masyarakat untuk mengatasi
masalah social dengan dengan signifikan
✔️ Pengusaha sosial berada di dalam dan diantara semua sektor
✔️ Wirausaha sosial tidak perlu terlibat dalam usaha sosial atau menggunakan alat berbasis pasar untuk menjadi sukses.
✔️ Jumlah kewirausahaan sosial dapat sangat bervariasi di seluruh individu dan entitas.
✔️Intensitas kewirausahaan sosial dapat membawa perubahan dan tidak pasang urut dari waktu ke waktu.
✔️ Wirausaha sosial kadang-kadang
gagal, meskipun pada tingkat yang belum atau akan ditentukan.
Gregory Does (2001) mengungkapkan bahwa seorang wirausahawan sosial harus berperan sebagai agen perubahan.
Sebagai agen perubahan wirausaha sosial
harus memiliki beberapa kriteria berikut:
✔️ Mengadopsi misi untuk menciptakan dan mempertahankan nilai social (bukan hanya nilai pribadi)
✔️ Mengenali dan terus-meneru mengejar peluang baru untuk melayani misi tersebut
✔️ Terlibat dalam proses inovasi yang berkelanjutan, adaptasi, dan pembelajaran.
✔️ Bertindak dengan berani tanpa
dibatasi oleh sumber daya
✔️Menunjukkan akuntanbilitas dan penghargaan yang tinggi kepada konstituen yang dilayani dan untuk hasil yang diciptakan.
No comments:
Post a Comment